Jasa Marga Akan Tambah 6 Gardu di Gerbang Tol Cengkareng

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mobil tengah memasukki gerbang tol otomatis dikawasan Cengkareng, Jakarta, 14 Mei 2017. Sistem transaksi nontunai bisa diterapkan di semua gerbang tol pada Oktober nanti. Tempo/Tony Hartawan

    Pengendara mobil tengah memasukki gerbang tol otomatis dikawasan Cengkareng, Jakarta, 14 Mei 2017. Sistem transaksi nontunai bisa diterapkan di semua gerbang tol pada Oktober nanti. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta- Vice President Operation Management PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Bagus Cahya AB, mengatakan akan ada penambahan enam gardu operasi di gerbang tol Cengkareng, Jakarta Barat. "Semula 17 gardu operasi, nantinya akan ditambah menjadi 23 gardu operasi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 April 2018.

    Proyek konstruksi penambahan gardu operasi, kata Bagus, akan memakan waktu tujuh minggu. Pengerjaan akan dimulai pada 19 April 2018 dan ditargetkan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri 2018.

    Baca:Jasa Marga Targetkan Tol Batang-Semarang Beroperasi Akhir 2018

    Menurut Bagus, penambahan gardu operasi ini akan berdampak pada peningkatan kecepatan kendaraan dan antrean kendaraan. Mengingat, setiap harinya gerbang tol Cengkareng melayani sekitar 84 ribu kendaraan ke arah Bandara Soekarno-Hatta.

    Vice President Maintenance Jasa Marga Rudy Hardiansyah mengatakan bahwa pengerjaan proyek akan dilakukan di waktu-waktu tertentu. Selain itu, tahap pertama yang akan dilakukan adalah pelebaran lajur untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan ketika proyek berlangsung.

    “Nanti kita akan mencari window time paling tepat, saat volume kendaraan mulai berkurang, dan pengerjaan akan dimaksimalkan pada jam-jam tersebut," tutur dia.

    Penambahan gardu operasi di gerbang tol Cengkareng itu merupakan salah satu upaya pengelola untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan tersebut. Pada tahun 2017 lalu, Jasa Marga juga melakukan pelebaran jalan dan penambahan kapasitas lajur Km 28 hingga Km 30 arah Bandara Soekarno-Hatta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.