IHSG Diperkirakan Menguat ke Level 6.215

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Papan Indeks Harga Saham Gabungan di Bank Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (7/10). Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia dibuka melemah 1,678 persen atau 27,673 poin ke level 1.621,066. Tempo/Arnold Simanjuntak

    Papan Indeks Harga Saham Gabungan di Bank Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (7/10). Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia dibuka melemah 1,678 persen atau 27,673 poin ke level 1.621,066. Tempo/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diprediksi kembali menguat. Hal ini terjadi setelah indeks terimbas kenaikan sejumlah bursa saham global.

    "Pelaku pasar yang sebelumnya panik berlebihan dengan aksi jualnya kembali memanfaatkan kondisi tersebut untuk masuk pada saham-saham yang telah melemah sebelumnya," ujar analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, lewat keterangannya pada Jumat, 6 April 2018.

    Baca: Isu Perang Dagang Picu IHSG Melemah Selama Pekan Ini

    Menurut Reza, pergerakan rupiah yang masih cenderung mendatar tidak akan menghalangi aksi beli tersebut. Namun, ucap dia, kenaikan yang baru saja terjadi masih tertahan, sehingga secara intraday perdagangan pergerakannya cenderung sideways. "Diperkirakan IHSG berada di kisaran support 6.153-6.168 dan resisten 6.196-6.215," ucapnya.

    Pergerakan IHSG, tutur Reza, diperkirakan kembali menguat didukung oleh adanya peningkatan volume beli. Namun kenaikan ini kembali diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan pergerakan positifnya.

    Hal tersebut dengan asumsi pelemahan sejumlah bursa saham global mulai mereda, maka IHSG pun diperkirakan dapat kembali melanjutkan kenaikannya. Adapun saham-saham pilihan IHSG yang direkomendasikan adalah TLKM, INTP, UNVR, WSKT, dan BBTN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.