Kereta Api Beri Diskon 15 Persen untuk Penumpang Berombongan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian baru kereta api Argo Parahyangan memasuki stasiun Bandung, Jawa Barat, 1 Maret 2018. PT KAI menambah perjalanan KA Argo Parahyangan dengan rangkaian baru tujuan Jakarta-Bandung (PP) sebanyak 22 perjalanan dengan kapasitas penumpang 400 tempat duduk per rangkaian. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Rangkaian baru kereta api Argo Parahyangan memasuki stasiun Bandung, Jawa Barat, 1 Maret 2018. PT KAI menambah perjalanan KA Argo Parahyangan dengan rangkaian baru tujuan Jakarta-Bandung (PP) sebanyak 22 perjalanan dengan kapasitas penumpang 400 tempat duduk per rangkaian. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Bandung - Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung, Joni Martinus mengatakan, sepanjang April-Mei 2018 ini Kereta Api merilis program diskon 15 persen bagi penumpang yang bepergian secara berombongan minimal 20 orang.

    “Masyarakat bisa memanfaatkan ini untuk momen liburan,” kata dia saat dihubungi Tempo, Kamis, 6 April 2018.

    Baca juga: Lebaran 2018, KAI Yogyakarta Hadirkan 3 Rangkaian Kereta Api Baru

    Joni mengatakan, dengan program itu PT Kereta Api memberikan diskon 15 persen untuk pembelian tiket kereta berombongan minimal 20 orang. PT Kereta Api Daerah Operasi II mematok kota tujuan yang bisa memanfaatkan diskon ini untuk kereta-kerta menuju Bandung, Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi, hingga Surabaya.

    Sejumlah kereta yang melayani program diskon ini di antaranya Kereta Lodaya, Argo Wilis, Mutiara Selatan, Malabar, Harina, serta Ciremai. PT Kereta Api juga mematok jadwal perjalanan pada tanggal tertentu. Pemesanan tiket pada April 2018 misalnya untuk tanggal , 5, 9, 10, 11, 12, 16, 17, 18, 19, 23, 24, 25, dan 26. Sementara untuk bulan Mei 2018 tanggal 2, 3, 7, 8, 14, 15, 16, 17, 21, 22, 23, 24, dan 30.

    Joni mengatakan, mayoritas tanggal yang ditentukan tersebut untuk jadwal perjalanan di hari-hari biasa, bukan di akhir pekan. Dia beralasan, program ini sekaligus untuk mendongkrak okupansi penumpang kereta untuk perjalanan di hari biasa.

    “Kita ingin memberikan layanan lebih pada masyarakat. Kita juga ingin menaikkan okupansi kereta tertentu untuk hari biasa seperti Selasa, Rabu, Kamis. Kita juga ingin memberikan kesempatan pada masyarakat untuk bepergian secara berombongan,” kata dia.

    Menurut Joni, okupansi perjalanan kereta di hari biasa rata-rata antara 70 persen ampai 90 persen. “Kalau di weekdays untuk kereta ke arah timur itu antara 70 persen sampai 90 persen, kalau ke arah barat itu rata-rata 90 persenan. Kita ingin targetnya okupansi bisa 100 persen,” kata dia.

    Joni mengatakan, pemesanan tiket untuk perjalanan romobongan ini tidak dilayani di loket tiket penjualan kereta, tapi melalui manajer Angkutan Penumpang Daop II. Dia menjanjikan, pelayanan pemesanannya tidak memakan waktu. “Dilayani di Kantor Komersial. Enggak lama, asal tempat duduknya tersedia langsung diproses,” kata dia.

    Joni mengatakan, pemesan wajib menandatangani berita acara kesepakatan, serta membayar uang muka 25 persen dari total tiket yang akan dipesan. “Nama-nama yang sudah ada pada tiket tercetak tidak bisa diganti namun tiket rombongan yang sudah tercetak dapat dibatalkan atau diubah jadwalnya,” kata dia.

    Joni mengatakan, Kereta Api juga akan memfasilitasi pembelian tiket kereta kepulangan rombongan tersebut. “Untuk perjalanan bolak-balik, bergantung ketersediaan tempat duduk. Kita akan koordinasikan dengan unit angkutan di Daop di lokasi kepulangan. Tidak perlu khawatir,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.