Lebaran 2018, Jalan Tol Batang-Semarang Siap Jadi Jalur Mudik

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang saat kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Jawa Tengah, 11 Juni 2017. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang saat kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Jawa Tengah, 11 Juni 2017. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa optimistis jalan Tol Batang-Semarang akan siap digunakan sebagai jalur tol fungsional saat mudik Lebaran 2018.

    "Optimis ini bisa dilalui secara fungsional pada mudik Lebaran nanti. Kebut terus siang malam sehingga target H-10 Lebaran, berarti awal Juni ini semua sudah fungsional dari Batang ke Semarang," kata Irjen Royke di Batang, Jawa Tengah, saat meninjau perkembangan pembangunan tol Trans Jawa hari ini, Kamis, 5 April 2018.

    Baca juga: Pengadaan Lahan Proyek Jalan Tol Batang-Semarang Sudah 98 Persen

    Bila ini sesuai rencana, maka jalan Tol Semarang-Batang akan bisa digunakan untuk kendaraan golongan I pada arus mudik nanti.

    Diakuinya, masih banyak jalan yang masih berupa tanah di sepanjang jalan Tol Batang-Semarang. "Tapi ini semua on progress," katanya.

    Namun Royke mengatakan pihaknya akan terus mengawasi perkembangan pembangunan jalan tol yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya tersebut.

    Nantinya akan disediakan empat rest area di sepanjang jalan Tol Batang-Semarang ini. Empat rest area tersebut, yakni dua di jalur Batang ke Semarang, dan dua lainnya di jalur sebaliknya.

    Dengan difungsikannya tol ini, Royke memprediksi kemacetan saat mudik akan terjadi di dalam tol tersebut. Namun kemacetan bisa diminimalisir dengan adanya pintu keluar tol, yakni di Weleri, Gringsing, Kaliwungu dan Kendal.

    Jalan Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari jalan Tol Trans Jawa. Tol ini memiliki panjang 74,2 kilometer.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.