Pemerintah Masih Rahasiakan Lokasi Bandara Sukabumi

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di acara Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan saat menemui awak media di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di acara Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan saat menemui awak media di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi masih merahasiakan lokasi pembangunan bandara yang akan dibangun di Sukabumi, Jawa Barat.

    "Untuk lokasi sudah ada, tetapi kami belum bisa mempublikasikan dahulu," kata Menhub Budi Karya saat berada di Sukabumi, Rabu, 4 April 2018.

    Baca juga: Bandara Sukabumi Ditargetkan Selesai 2020

    Menurutnya, untuk lokasi pembangunan megaproyek tersebut, pihaknya masih menunggu kepala dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Guna mengantisipasi adanya makelar tanah, lebih baik lokasinya jangan dulu diumumkan ke publik.

    Tetapi, Menhub menegaskan pembangunan bandara ini akan terlaksana untuk menunjang transportasi di Sukabumi dan beberapa daerah lainnya.

    "Kami juga saat ini tengah mempercepat pembangunan jalur ganda (rel ganda) kereta api (Bogor-Sukabumi), jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Tol Bocimi)," kata Menhub.

    Pemerintah menargetkan pembangunan Bandara Sukabumi rampung pada 2020. Hal tersebut pernah diungkapkan oleh Menhub Budi Karya beberapa waktu lalu.

    "Tahun 2020, targetnya Bandara Sukabumi sudah bisa digunakan untuk menunjang transportasi menuju wilayah Sukabumi," katanya di sela dialog konektivitas infrastruktur di Gedung Juang 1945, Kota Sukabumi, Selasa, 7 November 2017.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.