Jumat, 22 Juni 2018

Menhub: Rel Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi Rampung 2020

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat berorasi sebelum pembukaan rapat koordinasi khusus Atase Perhubungan 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat berorasi sebelum pembukaan rapat koordinasi khusus Atase Perhubungan 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan rel ganda kereta api (KA) Bogor-Sukabumi di Jawa Barat selesai pada 2020.

    "Tahap awal kami targetkan selesai Desember tahun ini dari Cigombong hingga Cicurug, kemudian dilanjutkan Cicurug-Sukabumi yang targetnya selesai 2020," katanya saat meninjau lokasi pembangunan rel ganda (double track) KA di Cicurug, Sukabumi, Rabu, 4 April 2018.

    Baca juga: Rancangan Dasar Rel Ganda Bogor-Sukabumi Mulai Disiapkan

    Menurut Menhub, pembangunan rel ganda tersebut akan menggunakan dana APBN sebesar Rp 1 triliun, dan untuk tahap pertama pembangunan dari Cigombong hingga Cicurug memakan biaya sebesar Rp 175 miliar. Saat ini, pembangunannya baru sekitar 10 persen.

    Pada pelaksanaan pembangunan, lanjut Menhub, tidak ada hambatan. Hanya saja di beberapa titik terdapat bukit dengan kedalaman 11-12 meter.

    Selain itu, untuk pembenahan lahan atau tanah milik negara, yakni milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang digunakan warga untuk permukiman, sudah mulai dibersihkan atau dibenahi dan pemilik bangunan diberikan uang kerohiman.

    "Kami yakin target penyelesaian pembangunan akan tepat waktu, karena tidak ada hambatan yang berarti," ucapnya menambahkan.

    Menhub Budi Karya mengatakan pembangunan rel ganda kereta api Bogor-Sukabumi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan moda transportasi darat di Sukabumi, khususnya menuju DKI Jakarta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.