Hitay Tawarkan USD 1 Miliar untuk Listrik Geothermal Aceh

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 17-ekbis-geothermal

    17-ekbis-geothermal

    TEMPO.CO, Banda Aceh -Hitay Holding menawarkan investasi senilai 1 Miliar USD atau sekitar Rp 13 Triliun untuk menggarap proyek Geothermal sebesar 220 megawat di Gunong Guerudong, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

    Saat ini Perusahaan asal Turki tersebut tengah menunggu pengumuman pemenang tender dari Kementerian ESDM. Selain Hitay, tender tersebut diketahui juga diikuti oleh KS ORKA, perusahaan yang berasal dari Cina.

    “Insya Alah kita akan segera menggarap proyek tersebut,” kata Mehmet Emin, Chairman Perusahan Hitay Holding Turki, usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, 4 April 2018.

    Baca: Perusahaan Turki Garap Proyek Geothermal 220 Megawatt di Aceh

    "Kita tender 160 megawat, tapi kemungkinan potensi geothermal di Gunong Geurudong mencapai 220 megawat, jadi total investasi yang akan kita lakukan sekitar 1 Miliar Dollar,” ujar Mehmet.

    Mehmet mengatakan sudah empat kali datang ke Aceh untuk membahas rencana investasi proyek Geothermal Gunong Geurudong. Ia berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Aceh kepada Hitay Holding.

    Hitay nantinya akan melakukan pengeboran 6 sumur untuk mendapatkan sumber energi geothermal dalam jangka waktu dua tahun. Mehmet yakin, Gunong Geurudong mempunyai potensi energi yang sangat besar dan merupakan prospek investasi yang sangat menguntungkan untuk Hitay Holding serta bagi dunia investasi di Aceh.

    Sementara itu, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dalam pertemuannya dengan Mehmet juga menawarkan berbagai peluang investasi lainnya. Di antaranya, investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe, investasi dalam bidang perikanan, pertanian serta pariwisata.

    Irwandi juga meminta Mehmet mengajak investor lainnya di Turki untuk berinvestasi di Aceh dalam berbagai bidang.

    Baca berita tentang Geothermal lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.