BEI Gandeng Bekraf Kembangkan Startup Berbasis Teknologi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama BEI Tito Sulistio saat menghadiri peluncuran PT Kioson Komersial Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia,  Oktober 2017. TEMPO/M JULNIS FIRMANSYAH

    Direktur Utama BEI Tito Sulistio saat menghadiri peluncuran PT Kioson Komersial Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia, Oktober 2017. TEMPO/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalin kerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) dalam rangka mendukung pengembangan perusahaan rintisan (startup) berbasis teknologi.

    Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu langkah untuk mendorong startup di dalam negeri terus berkembang yang akhirnya turut memberikan kontribusi terhadap ekonomi nasional. "Bekraf merupakan lembaga negara, dan BEI non lembaga negara. Kita ini lembaga nonprofit yang bisa menjadi fasilitator dan mempunyai produk untuk mengembangkan starup," ujarnya, Selasa, 3 April 2018.

    Baca juga: Kriteria Pegawai yang Dicari Pebisnis Startup Versi Bos Bukalapak

    Ia memaparkan BEI mengembangkan startup melalui program IDX Incubator. Program itu diharapkan dapat menumbuhkan startup berbasis digital dan menjembatani startup ke investor.

    Dalam kesempatan sama, Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan Bekraf dan BEI akan melakukan kolaborasi serta promosi bersama pada penyelenggaraan pelatihan dan pembinaan kepada startup. Startup binaan Bekraf juga berpeluang mengikuti training serta program IDX Incubator.

    "Bekraf memiliki jaringan startup dan BEI juga memiliki jaringan startup yang berbasis digital. Kami saling membantu meningkatkan sekaligus mengembangkan startup untuk scale up dan berkontribusi lebih pada PDB nasional," katanya.

    Ia mengatakan Bekraf bukan hanya mendukung penyediaan tenaga pengajar dan mentor yang mendukung kurikulum IDX Incubator, tetapi juga memberikan referensi sekaligus akses investor untuk pembiayaan startup. Mereka juga memfasilitasi akses kepada pemerintah untuk mendukung mengembangkan bisnis, dan meningkatkan peluang mengikuti program Bekraf.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.