Lebaran 2018, KAI Daop Yogyakarta Sediakan 6 Kereta Api Tambahan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kedatangan penumpang kereta api di Pintu Selatan Stasiun Gambir, Jakarta pada Ahad, 1 April 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Suasana kedatangan penumpang kereta api di Pintu Selatan Stasiun Gambir, Jakarta pada Ahad, 1 April 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta menyediakan enam kereta api (KA) tambahan untuk melayani arus mudik Lebaran 2018.

    "KA tambahan yang beroperasi di Daop VI ini di antaranya KA Taksaka, Argo Dwipangga, Argolawu, Lodaya, dan Mataram Premium," ucap Wakil Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta Ida Hidayati di Solo, Senin, 2 April 2018.

    Ia berujar, secara nasional, akan ada 393 KA yang dioperasionalkan. Angka ini naik 4 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Baca juga: Tiket Kereta Api Lebaran 2018 Tujuan Cirebon Ludes Terjual

    Ia menuturkan, mengenai pembelian tiket, untuk KA reguler dapat dibeli 90 hari sebelum hari keberangkatan. Sedangkan untuk perjalanan Lebaran bisa dibeli 60 hari sebelum keberangkatan. "Pembelian tiket ini khusus untuk perjalanan tanggal 5-26 Juni 2018," ucapnya.

    Mengenai prediksi kenaikan jumlah penumpang, Ida mengatakan, pada hari normal, KA reguler mampu menampung 11 ribu penumpang per hari. Dengan adanya KA tambahan tersebut, akan ada tambahan jumlah penumpang sebanyak 9.400 penumpang per hari. "Prediksi kami puncak kenaikan jumlah penumpang akan terjadi pada H-2 Lebaran," ujarnya.

    Sementara itu, pihaknya juga menyediakan moda transportasi untuk mudik gratis, yaitu KA Jaka Tingkir, dengan kapasitas 600 penumpang.

    "Untuk program mudik gratis ini dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, KAI hanya menyediakan kereta apinya. Nantinya, masyarakat yang ingin ikut program ini bisa mendapatkan tiket gratis sekalian mudik sepeda motor gratis," tuturnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.