Impor Bahan Pangan Jelang Ramadan, Menteri Darmin: Itu Biasa

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan pidato kunci terkait dinamika ekonomi digital di acara diskusi Digital Economic Briefing 2017 yang digelar oleh Tempo Media Group di Gedung Indosat Ooredoo Pusat, Jakarta , 16 November 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan pidato kunci terkait dinamika ekonomi digital di acara diskusi Digital Economic Briefing 2017 yang digelar oleh Tempo Media Group di Gedung Indosat Ooredoo Pusat, Jakarta , 16 November 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan keputusan impor pangan, termasuk beras dan daging sapi, menjelang bulan puasa dan Lebaran merupakan hal yang biasa, serta sesuai amanat Presiden Joko Widodo.

    "Kalau beras dan daging, Presiden sudah minta untuk dijaga betul. Tetapi, itu biasa saja tidak ada yang khusus," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Rabu malam, 28 Maret 2018.

    Menurut Darmin, impor daging sejatinya hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan Jabodetabek. Sementara itu, daerah lain telah tercukupi dengan stok yang ada. Surabaya misalnya, disebut sebagai daerah yang tidak membutuhkan impor daging.

    Baca juga: Kementan Pastikan Daging Kerbau Impor Asal India Aman Dikonsumsi

    Adapun keputusan untuk mengimpor jenis daging beku merupakan aturan yang telah ditetapkan sebelumnya. Untuk beras, Darmin mengaku masih melihat kondisi pasca panen untuk memenuhi kebutuhan konsumsi.

    "Beras masih belum (rencana tambahan impor). Kami mau lihat betul kondisi panen seperti apa. Impor masih 500 ribu ton," tuturnya.

    Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberi peluang untuk membuka keran impor daging sapi dalam menghadapi lonjakan permintaan saat Ramadan dan Idul Fitri. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menuturkan daging sapi tersebut direncanakan didatangkan dari Brasil dan Australia.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara