Alasan Komisi XI DPR Pilih Dody Waluyo Menjadi Deputi Gubernur BI

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng (kiri), Hendy Sulistyowati (tengah) dan Dody Budi Waluyo berbincang sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 30 November 2016. Ketiganya akan bersaing untuk menggantikan Deputi Gubernur BI Ronald Waas. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng (kiri), Hendy Sulistyowati (tengah) dan Dody Budi Waluyo berbincang sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 30 November 2016. Ketiganya akan bersaing untuk menggantikan Deputi Gubernur BI Ronald Waas. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi XI DPR memilih Dody Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) 2018-2023. Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menyatakan, Dody memiliki kapasitas mumpuni.

    "Ketiga calon mumpuni, tapi Dody udah tiga kali dan lebih senior," kata Melchias di ruang rapat komisi XI DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Maret 2018.

    Menurut Melchias, saat uji kelayakan dan kepatutan, Dody menyampaikan presentasi dengan lugas. Adapun dia telah tiga kali mengikuti uji kelayakan dan kepatutan deputi gubernur BI.

    Pada 2015, Dody terpilih jadi salah satu kandidat calon deputi gubernur BI. Namun, dia dikalahkan oleh deputi gubernur BI terpilih, Erwin Rijanto. Setahun setelahnya, Dody kembali tak terpilih untuk menempati posisi Deputi Gubernur Bidang Sistem Pembayaran.

    Tahun ini, Jokowi mencalonkan Dody sebagai deputi gubernur BI. Ke-10 fraksi di komisi XI DPR serentak memilih Dody. Melchias menyatakan, komisi XI sudah menggelar rapat poksi dan internal. Keputusan pun diambil secara musyawarah mufakat.

    "Ini pilihan yang terbaik," ujar Melchias.

    Anggota Komisi XI DPR resmi memutuskan Dody sebagai deputi gubernur BI 2018-2023 dan Perry Warjiyo sebagai gubernur BI 2018-2023.

    Menurut Melchias, 36 dari 54 anggota Komisi XI yang hadir dalam uji kelayakan dan kepatutan sepakat memilih Perry dan Dody. Keduanya dianggap memiliki rekam jejak yang mumpuni.

    Tak hanya itu, keduanya pernah bekerja bersama di bidang moneter. Melchias melanjutkan, Dody pernah menjadi bawahan Perry. "Menurut hemat saya ini satu kombinasi teamwork yang bagus," ujar Melchias.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo alias Jokowi memilih tiga nama yang dicalonkan sebagai deputi gubernur BI 2018-2023. Mereka adalah Dody Budi Waluyo, Doddy Zulverdi, dan Wiwiek Sisto Widayat. Untuk calon gubernur BI 2018-2023, Jokowi mengajukan calon tunggal, yakni Perry Warjiyo.

    Perry Warjiyo menggantikan Gubernur BI Agus Martowardojo yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Mei 2018. Sementara Dody Waluyo menggantikan Perry Warjiyo yang masa jabatannya habis pada April 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.