Sering Gelar Promo Diskon, Pendapatan KFC Terus Tumbuh

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Restoran KFC di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, pada Desember 2009. Dok. TEMPO/Tri Handiyatno

    Restoran KFC di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, pada Desember 2009. Dok. TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO.CO, Jakarta - Restoran ayam goreng cepat saji Kentucky Fried Chicken atau KFC kembali menebar diskon hingga 50 persen dalam program Special 5. Melalui akun jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Instagram, KFC mengumumkan program diskon akan digelar selama dua hari, yaitu hari ini dan besok.

    "Periode promo berlaku tanggal 27-28 Maret 2018, mulai pukul 10 pagi hingga 21.00," tulis manajemen KFC Indonesia melalui akun Facebook resminya, Selasa, 27 Maret 2018.

    Baca: KFC Tebar Diskon 50 Persen Hari Ini dan Besok

    Paket yang ditawarkan adalah kombinasi berbagai ayam, seperti hot crispy chickenoriginal recipesalted egg, dan mix. Promo potongan harga tidak berlaku di KFC bandara, layanan home deliverydrive thru, dan katering. "Hanya berlaku untuk makan di tempat atau dibawa pulang," tulis KFC.

    KFC dikenal sering menawarkan program diskon operasinya di Indonesia. Pada perayaan ulang tahun perusahaan, misalnya, ada diskon harga hingga 36 persen. Begitu juga saat Dirgahayu RI, KFC memberikan potongan harga hingga 50 persen. Belum lagi paket-paket promo yang ditawarkan di luar hari-hari perayaan tersebut. Namun ternyata berbagai promo itu tak menyurutkan pendapatan perusahaan.

    Emiten konsumer pewaralaba KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk, membukukan pendapatan sepanjang tahun lalu senilai Rp 5,3 triliun. Angka ini tumbuh 8,6 persen dari posisi Rp 4,88 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Dalam laporan keuangan 2017, nilai beban pokok penjualan Fast Food Indonesia mencapai Rp 1,98 triliun. Angka itu tumbuh 8,79 persen dari posisi Rp1,82 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Di sisi lain, beban penjualan dan distribusi serta beban umum dan administrasi masing-masing senilai Rp 2,67 triliun dan Rp 539,85 miliar per 2017. Angka itu masing-masing naik 12,65 persen dan 8,61 persen dari posisi Rp 2,37 triliun dan Rp 497,05 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Kenaikan beban tersebut pun menekan laba pewaralaba KFC di Indonesia. Hingga 2017, nilai laba tahun berjalan yang dikantongi Fast Food Indonesia mencapai Rp 166,99 miliar. Nilai itu turun 3,2 persen dari posisi Rp 172,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Hal itu juga berdampak pada penurunan harga laba per saham dari posisi Rp 87 per 2016 menjadi Rp 84 pada 2017. Sementara itu, nilai aset yang dimiliki emiten bersandi saham FAST tersebut per 2017 senilai Rp 2,74 triliun atau naik 6,61 persen dari Rp 2,57 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Komposisi aset perusahaan pewaralaba KFC di 2017 itu terdiri atas liabilitas senilai Rp 1,45 triliun dan ekuitas Rp 1,29 triliun. Adapun nilai kas dan setara kas yang dimiliki FAST per 2017 senilai Rp 795,5 miliar, naik tipis dari posisi Rp 791,57 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.