Jaya Suprana Doakan Jokowi Menjabat Hingga 2024

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Presiden Jokowi saat berswafoto bersama sejumlah pelajar dan guru dalam acara pembagian pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26 Maret 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    Gaya Presiden Jokowi saat berswafoto bersama sejumlah pelajar dan guru dalam acara pembagian pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26 Maret 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Museum Rekor Indonesia atau MURI, Jaya Suprana mendoakan Presiden Joko Widodo terpilih kembali untuk kedua kalinya. Hal itu diutarakan Jaya Suprana saat memberi rekor MURI terhadap Jokowi dalam kolaborasi dengan 6.000 peserta acara pembekalan calon pegawai negeri sipil atau CPNS tahun 2017, Selasam 27 Maret 2018.

    “Di depan itu saya lihat tulisan tahun 2024. Jadi rekor Muri ini akan berarti jika harapan yang tersirat dalam angka itu dikabulkan. Yaitu Insha Allah bapak presiden akan tetap sampai tahun 2024,” kata Jaya yang mengundang tepuk tangan dan sorak sorai para peserta. Terlihat dari layar, Jokowi pun ikut tertawa karenanya.

    Jaya melanjutkan, jika harapan itu tidak terpenuhi, maka rekor Muri yang diberikan hari ini tidak berharga. Ia pun menyampaikan kepada para peserta bahwa mereka bertanggung jawab untuk mewujudkan harapan itu.

    Pemberian rekor terkait dengan aksi kolaborasi Jokowi dengan lebih dari 6.000 orang peserta acara pembekalan CPNS tahun seleksi 2017. Saat beraksi, Jokowi bersama para peserta memainkan lagu You Raised Me Up yang dibawakan penyanyi Josh Groban.

    Baca juga: Jokowi dan Sri Mulyani Beri Kuliah Umum 5.000 CPNS Baru

    Rekor tersebut diberikan oleh Jaya kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Meski begitu, Jaya menyebut aksi tersebut tidak hanya memecahkan rekor Indonesia, tapi juga dunia.

    “Ini baru pertama terjadi di muka bumi ini. Maka hukumnya wajib bagi kita untuk mengakui ini sebagai rekor dunia,” teriak Jaya yang disambut tepuk tangan peserta.

    Dalam acara Presidential Lecture ini, sebanyak 5.165 CPNS seleksi tahun 2017 hadir di Istora Senayan. Selain Jokowi, turut hadir juga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pendiri Go-Jek Nadien Makarim, Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif dan beberapa menteri Kabinet Kerja lainnya.

    Acara dengan tema ‘Bersatu dalam Harmony : Menuju Birokrasi Berkelas Dunia 2024 ini merupakan bagian dari latihan dasar (Latsar) CPNS dari berbagai kementerian/lembaga. Para CPNS yang tidak hadir pun diwajibkan untuk tetap menyaksikan acara ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.