Kepada Calon PNS Jokowi Bercerita Lambatnya Proses Birokrasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Presiden Jokowi saat berswafoto bersama sejumlah pelajar dan guru dalam acara pembagian pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26 Maret 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    Gaya Presiden Jokowi saat berswafoto bersama sejumlah pelajar dan guru dalam acara pembagian pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26 Maret 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita pernah jengkel karena rumitnya birokrasi mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Saya dapat keluhan dari pengusaha ngurus SIUP itu sampai dua pekan,” kata Jokowi dalam acara pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) seleksi 2017 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Maret 2018.

    Jokowi lalu mencoba datang ke kantor perizinan. Ia datang dengan membawa surat-surat lengkap yang menjadi persyaratan untuk mengurus SIUP. Ternyata, proses pengurusan sebenarnya hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit.

    Baca:
    Formasi CPNS 2018 Bakal Diumumkan pada Bulan ...

    Kebingungan karena prosesnya ternyata cepat, Jokowi pun bertanya kepada petugas front desk. Ia bertanya mengapa pengusaha yang mengurus sampai butuh waktu dua pekan. “Ternyata yang bikin lama itu yang tanda-tangan di lantai tiga, kepala kantornya. Saya jengkel sekali,” ujar Jokowi.

    Jokowi lantas menyambangi lantai tiga, tempat ruangan pemberi tanda tangan berada. Namun, kata Jokowi, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. “Untung gak ada,” kata Jokowi. Jika ada, ia akan memarahi pimpinan yang berwenang memberi tanda tangan itu. “Kalau bisa selesai tiga menit kenapa harus berminggu-minggu?”

    Presiden Jokowi berpesan kepada para CPNS sebagai calon birokrat agar melayani masyarakat dengan cepat. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak berlarut-larut.

    Baca: Pemerintah Buka Kembali Seleksi CPNS Awal 2018

    Sebanyak 5.165 CPNS seleksi 2017 hadir di Istora Senayan. Turut hadir juga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pendiri Go-Jek Nadiem Makarim, Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif dan beberapa menteri Kabinet Kerja lainnya.

    Acara dengan tema ‘Bersatu dalam Harmony : Menuju Birokrasi Berkelas Dunia 2024 ini merupakan bagian dari latihan dasar CPNS dari berbagai kementerian/lembaga. Para CPNS yang tidak hadir diwajibkan untuk tetap menyaksikan acara ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.