Jalur Tol Nganjuk-Jombang Bisa Difungsikan Menjelang Lebaran 2018

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas warga yang berinteraksi di kawasan tol Solo Ngawi, Boyolali, Jawa Tengah, 8 Maret 2018. Tol yang memiliki panjang 90,25 kilometer ini akan dibuka pada musim lebaran 2018. Sebagian dari ruas tol tersebut akan dibuka fungsional, namun sebagian lainnya akan beroperasi penuh. Bram Selo Agung/Tempo

    Aktivitas warga yang berinteraksi di kawasan tol Solo Ngawi, Boyolali, Jawa Tengah, 8 Maret 2018. Tol yang memiliki panjang 90,25 kilometer ini akan dibuka pada musim lebaran 2018. Sebagian dari ruas tol tersebut akan dibuka fungsional, namun sebagian lainnya akan beroperasi penuh. Bram Selo Agung/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin memastikan jalur tol yang menghubungkan Nganjuk-Jombang, akan bisa difungsikan menjelang Lebaran 2018.

    "Kami telisik jalan dalam rangka persiapan lebaran nanti untuk arus mudik dan balik. Tapi, ke arah Jombang-Kertosono ada kendala, mudah-mudahan H-10 atau H-14, katanya pimpro (pimpinan proyek), satu jalur bisa difungsikan," kata Kapolda saat memantau jalur tol di Nganjuk, Senin, 26 Maret 2018.

    Kapolda mengatakan penyelesaian pembangunan jalur tol antara Nganjuk-Kertosono memang masih dilakukan hingga kini. Dari informasi yang dia dapat, penyelesaian akan dilakukan akhir 2018.

    Baca juga: Jokowi Akan Resmikan Tol Ngawi-Kertosono Pekan Ini

    "Kan ada target akhir 2018, ini baru April, dan pengerjaan per termin hingga akhir 2018. Nanti Jakarta-Banyuwangi akhir 2019. Jadi ada termin, tidak semua bisa diselesaikan serentak," katanya.

    Kapolda menambahkan, kemungkinan nantinya jalan tol hanya bisa digunakan untuk satu jalur saja, sebab jalur tol antara Nganjuk-Jombang itu belum sepenuhnya selesai. Ia berharap, akhir 2018 semua jalur tol bisa digunakan, sehingga arus lalu lintas juga menjadi lebih lancar.

    "Nanti satu jalur, tapi fungsional, belum dua jalur. Akhir 2018 Insya Allah semua selesai. Dan memang ada sedikit (masalah), informasinya di perbatasan Jombang dan kini sudah selesai. Semua tinggal pengerjaan dan kita dukung kebijakan pemerintah," katanya menegaskan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.