Jelang Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Ngawi-Wilangan Dicek Kapolda

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah mobil pikap dan pengendara sepeda motor sedang sedang melintas di tol Ngawi - Kertosono yang masuk wilayah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, 20 Juni 2017. Jalur cepat tersebut dibuka sebagai jalur alternatif mudik Lebaran. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    Sebuah mobil pikap dan pengendara sepeda motor sedang sedang melintas di tol Ngawi - Kertosono yang masuk wilayah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, 20 Juni 2017. Jalur cepat tersebut dibuka sebagai jalur alternatif mudik Lebaran. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    TEMPO.CO, Madiun - Kapolda  Jawa Timur Irjen Machfud Arifin meninjau jalan tol Ngawi – Kertosono seksi Ngawi – Wilangan, Senin, 26 Maret 2018. Kedatangannya bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen Arif Rahman dan rombongan untuk melihat kesiapan jalan tol yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis, 29 Maret 2018.

    “Kamis nanti diresmikan bapak presiden. Paling tidak bisa mengurangi beban arus (lalu lintas) di jalur arteri sebagai persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran,’’ kata Machfud kepada wartawan di gerbang tol Wilangan pada KM 631 yang masuk wilayah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

    Baca juga: Jokowi Akan Resmikan Tol Ngawi-Kertosono Pekan Ini

    Beberapa hari pasca peresmian, ia berharap, jalan tol dengan panjang 52 kilometer itu dapat digunakan secara gratis. Setelah operasionalnya diketahui secara luas maka pengguna jalur cepat diwajibkan membayar sesuai tarif yang ditetapkan. Sesuai informasi yang ia terima, nominal tarif untuk masuk jalan tol sebesar Rp 1.000 per kilometer.

    Direktur Teknik PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) selaku pengelola jalan tol seksi Ngawi-wilangan, Yudhi Darmawan, menegaskan bahwa jalan tol tersebut siap dioperasikan. Ia memastikan pembangunan overpass atau jalan layang untuk warga tidak menghambat laju lalu lintas di jalan tol.

    “Pengerjaan overpass di (Kecamatan) Sawahan akan dilakukan dari luar ruas jalan tol. Jadi tidak mengganggu,’’ ujar dia.

    Yudhi menuturkan, beberapa pekerjaan akhir masih dijalankan anak usaha PT Jasa Marga itu. Sejumlah pekerja masih menghubungkan gerbang tol ke jalan nasional. Gerbang tol itu meliputi Ngawi di Kecamatan Paron, Madiun di Kecamatan Sawahan, Caruban di Kecamatan Pilangkenceng, dan Wilangan di Kecamatan Saradan.

    Jalan tol ruas Ngawi – Kertosono memiliki panjang 88,5 kilometer. Seksi Ngawi – Wilangan berjarak 52 kilometer. Adapun 35,5 kilometer sisanya merupakan seksi Wilangan - Kertosono yang proses pengerjaan oleh pemerintah ditarget rampung pada akhir 2018. Kendati demikian, pada Lebaran tahun ini akan dibuka secara fungsional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.