Lampu Pacu Landasan Padam, Ini Penjelasan Bandara Manado

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sumatra Utara. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sumatra Utara. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Manado - Insiden padamnya lampu pacu di landasan Bandara Sam Ratulangi, Kamis malam, 22 Maret 2018, membuat semua penerbangan di bandara ini dibatalkan. Selama sekitar lima jam, bandara internasional di Kota Manado ini lumpuh total.

    Statement Communication and Legal Section Head Bandara Sam Ratulangi Andanina Megasari menjelaskan, permasalahan tersebut disebabkan oleh gangguan fasilitas listrik di area landasan pacu Bandara Sam Ratulangi. "Gangguan di area runway Bandara Sam Ratulangi, Manado, menyebabkan sebagian lampu landasan pacu padam selama lebih-kurang lima jam dari pukul 18.40 Wita," kata Andanina, Jumat, 23 Maret 2018.

    Baca: Lampu Landasan Bandara Manado Mati, 154 Turis Cina Gagal Pulang

    Menurut Andanina, langkah awal yang diambil adalah pemasangan ulang lampu yang padam menggunakan connect cable. "Bandara sendiri dapat kembali beroperasi pada pukul 23.31 Wita."

    Lebih jauh, ucap Andanina, pihak bandara akan kembali melakukan identifikasi penyebab kerusakan dan dilanjutkan dengan perbaikan secara menyeluruh. "Pihak bandara meminta maaf kepada semua pihak yang terdampak atas kerusakan ini," ujarnya.

    Sementara itu, General Manager Bandar Udara Sam Ratulangi Minggus E.T. Gandeguai menyebutkan, lewat sistem siaran informasi di bandara, pihaknya telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait dengan persoalan yang menyebabkan aktivitas bandara ditutup sekitar lima jam tersebut.

    "Saya selaku General Manager Bandara Sam Ratulangi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan para penumpang pada malam hari ini akibat peralatan listrik kami mengalami gangguan," tuturnya.

    Adapun penerbangan yang terdampak masalah itu adalah penerbangan Wings Air IW1536 MDC-AMQ, Garuda GA627 MDC-CGK, Lion JT2751 MDC-PVG (Shanghai), dan Batik Air ID6275 MDC-CGK dengan total 480 penumpang.

    Selain itu, terdapat dua penerbangan kembali ke bandara asal (return to base), yaitu Wings Air IW1537 AMQ-MDC dan Nam Air IN699 TTE-MDC. Ada pula penerbangan yang dialihkan ke bandara lain, di antaranya Citilink QG307 SUB-MDC, Wings Air IW1188 PLW-MDC, Batik Air ID6272 CGK-MDC.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.