Tito Sulistio Siap Calonkan Diri Sebagai Direksi BEI 2018-2021

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tito Sulistio. TEMPO/Subekti

    Tito Sulistio. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengungkapkan akan mencalonkan diri kembali dalam paket direksi BEI periode 2018-2021.

    "Insya Allah, kalau masih dipercaya ya diterusin," ujar Tito Sulistio di Jakarta pada Rabu, 22 Maret 2018.

    Ia mengatakan dirinya telah mengajak sejumlah nama untuk masuk dalam paket direksi BEI periode mendatang, di antaranya Hasan Fawzi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta dua Direktur BEI saat ini yang masih menjabat, yakni Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Alpino Kianjaya dan Direktur Keuangan dan SDM Chaeruddin Berlian.

    Baca juga: Direktur BEI Bicara Yerusalem hingga Kebijakan Mengerikan Trump

    "Saya juga memberi kesempatan Kepala Divisi BEI untuk ikut maju dalam paket direksi BEI, dari luar Bursa kita kasih secara fair," katanya.

    Ia mengemukakan jadwal pencalonan direksi BEI yakni pada 3 April mendatang. Seluruh paket calon direksi akan mendaftarkan diri ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemudian, uji kelayakan dan kepatutan (fit and propper test).

    Sementara itu, beredar kabar di kalangan pelaku pasar modal yang juga telah membentuk paket pencalonan direksi BEI, yakni paket Laksono Widodo (Direktur Mandiri Sekuritas) dan paket Inarno Djajadi (Komisaris BEI).

    Baca juga: Cerita Dirut BEI Saat Bertemu Investor Saham di Pasar Becek

    Dalam Peraturan OJK III.A.3 tentang Persyaratan Calon Direktur Bursa Efek, disebutkan pencalonan dan pengajuan calon direktur Bursa Efek wajib dilakukan oleh kelompok Anggota Bursa Efek dengan paling sedikit terdiri dari 10 Anggota Bursa Efek, dengan persyaratan di antaranya 10 atau lebih Anggota Bursa Efek itu telah melakukan transaksi efek secara bersama-sama paling kurang 10 persen dari total frekuensi dan nilai perdagangan Efek di Bursa Efek selama 12 bulan terakhir sebelum pengajuan kepada OJK.

    Disebutkan juga, calon direktur Bursa Efek wajib diajukan kepada OJK oleh kelompok Anggota Bursa Efek dalam satu kesatuan paket calon direktur Bursa Efek.

    Tito Sulistio resmi didaulat oleh OJK menjadi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2018, menggantikan Ito Warsito yang telah purnabakti.

    ANTARA | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.