Rumah123: Pencarian Hunian Apartemen Melonjak 68 Persen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah123 Gelar Festival Properti Indonesia

    Rumah123 Gelar Festival Properti Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Head of Developer Sales Rumah123 Usman Raezra menyatakan masyarakat masih mengincar membeli rumah tapak atau landed house. Meski begitu, tren pencarian hunian berupa apartemen meningkat sekitar 68 persen dibanding tahun lalu.

    "Jadi tetap masyarakat masih melihat landed house tujuan utama, tapi kami lihat pencarian terhadap apartemen dari bulan ke bulan meningkat drastis," kata Usman di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Maret 2018.

    Baca: Investasi Apartemen, Ini 2 Hal Penting yang Jadi Pertimbangan

    Harga apartemen yang dipasarkan di Festival Properti Indonesia dibanderol Rp 300-500 juta per unit. Berdasarkan data yang terhimpun di Rumah123, saat ini penjualan apartemen di Jabodetabek melesat 80 persen (kuartal per kuartal).

    Melirik ke rumah tapak, harganya Rp 500-800 juta. Harga properti di festival ini sendiri mulai Rp 270 juta hingga Rp 3 miliar.

    Menurut Usman, rumah tapak di bawah Rp 1 miliar juga banyak peminatnya. Adapun kawasan hunian yang banyak dicari adalah Jakarta Selatan, Tangerang, dan Bekasi. Usman berujar, pengembang properti mulai membangun banyak proyek di kawasan Bekasi. "Tahun ini, Tangerang dan Bekasi salip-salipan karena banyak sekali infrastruktur yang dibangun," ucapnya.

    Situs properti Rumah123 kembali menggelar pameran Festival Properti Indonesia untuk ketiga kalinya. Festival itu menyasar pembeli dari kalangan milenial.

    Usman menganggap generasi milenial sanggup membelanjakan uangnya dengan investasi properti, tak terkecuali apartemen. Sebab, generasi milenial masih berusia produktif dan memegang cukup uang untuk investasi properti. Perkiraannya, generasi milenial dengan penghasilan Rp 6-15 juta per bulan bisa membeli properti di Festival Properti Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.