Ini 22 Calon Emiten Baru yang Bakal Meramaikan Lantai Bursa

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan beraktivitas saat pembukaan perdagangan saham 2018 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Januari 2018. ANTARA FOTO

    Karyawan beraktivitas saat pembukaan perdagangan saham 2018 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Januari 2018. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta -Bursa Efek Indonesia mencatat hingga pekan ini sekitar 22 perusahaan yang telah mendaftar dalam rangka penawaran umum perdana saham atau initial public offering / IPO tahun ini. Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, mengatakan bahwa bila melihat perkembangan terkini, target BEI untuk menjaring 35 emiten baru yang menggelar IPO tahun ini akan sangat realistis.

    “Sekitar 21-22 perusahaan yang sudah register, kalau ditambah 2 yang sudah tercatat, outstanding-nya sudah 24 yang mestinya kalau tidak ada halangan bisa tercatat. Ini baru Maret. Ini tergantung situasi selanjutnya, apakah yang sudah rencana ini tetap lanjut,” katanya, Selasa, 20 Maret 2018.

    Baca: Rumor Gojek Akuisisi Taksi Express, Saham TAXI Mendadak Naik

    Berdasarkan data yang diterima Bisnis.com pekan lalu, total calon emiten yang masuk pipeline BEI baru sekitar 16 emiten. Samsul mengatakan, dirinya baru saja mengantongi sejumlah nama baru lagi.

    Samsul berharap, situasi sosial, ekonomi dan politik dalam negeri dapat tetap terjaga kondusif sepanjang tahun ini sehingga calon emiten yang sudah serius ingin mengambil langkah IPO dapat merealisasikan rencana mereka.

    Tahun lalu, ada 3 calon emiten yang batal melaksanakan IPO karena berbagai alasan, baik karena kondisi market maupun kendala internal perusahaan. Sejauh ini, ketiga perusahaan tersebut pun belum mengajukan diri lagi untuk IPO tahun ini. Belum tahu pasti, kapan mereka akan IPO.

    Samsul mengatakan, dari antara 22 calon emiten yang telah registrasi tersebut, antara 1 atau 2 calon emiten akan listing pada akhir Maret  2018. Berdasarkan catatan Bisnis.com, salah satu calon emiten yang berencana untuk listing bulan ini yakni PT Sky Energy Indonesia Tbk., yakni pada 28 Maret 2018.

    Saat ini, masa penawaran umum saham perseroan masih berlangsung dengan harga pelaksanaan Rp 400 per saham. Total penggalangan dana dari IPO ini akan mencapai Rp 81,30 miliar.

    Berikut ini daftar calon emiten yang sudah mendaftar resmi di BEI berdasarkan catatan resmi yang diterima Bisnis dari BEI pekan lalu:

    PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah
    PT Sky Energy Indonesia
    PT Indah Prakasa Sentosa
    PT Tridomain Performance Material
    PT Jaya Trishindo
    PT Artajasa Pembayaran Elektronis
    PT Gihon Telekomunikasi Indoensia
    PT Dafam Property indonesia
    PT Charnic Capital
    PT Kagum Jaya Sakti
    PT Bank BRI Syariah
    PT Royal Prima
    PT Asuransi Tugu Pratama
    PT Wahana Vinyl Nusantara
    PT Wijaya Karya Realty
    PT Surya Pertiwi

    Beberapa perusahaan lain yang diketahui Bisnis sudah siap IPO yakni PT Sari Melati Kencana yang terkenal dengan brand mereka Pizza Hut. Rencananya, IPO mereka akan digelar pada 22 Mei 2018. Selain itu, ada pula PT Harvest Time yang semula ingin IPO di kuartal pertama, tetapi memutuskan menunda hingga kuartal ketiga karena ada masalah hukum yang harus diberesi.

    Baca berita lainnya tentang Bursa di Tempo.co.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.