Bayar Zakat Kini Bisa Lewat Online

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Baznas Bambang Sudibyo (kedua dari kiri)  bersama Direktur Utama PT Henan Putihrai Ferry Sudjono kedua dari kanan) dan Wasekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan (kiri),  Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Alpino Kianjaya (kedua dari kanan), dan Deputi Direktur Pasar Modal Syariah OJK Muhammad Thoriq (ketiga kanan) saat meluncurkan Program Shadaqah dan Zakat Saham di BEI, Jakarta, Senin, 13 November 2017. (Tempo/Alfan Hilmi)

    Ketua Umum Baznas Bambang Sudibyo (kedua dari kiri) bersama Direktur Utama PT Henan Putihrai Ferry Sudjono kedua dari kanan) dan Wasekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan (kiri), Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Alpino Kianjaya (kedua dari kanan), dan Deputi Direktur Pasar Modal Syariah OJK Muhammad Thoriq (ketiga kanan) saat meluncurkan Program Shadaqah dan Zakat Saham di BEI, Jakarta, Senin, 13 November 2017. (Tempo/Alfan Hilmi)

    TEMPO.CO, Jakarta-Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) dari Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) meluncurkan program zakat yang diberi nama Booking Berkah Ramadhan, Senin, 19 Maret 2018. Sebanyak 73.231 orang penerima zakat atau mustahik ditargetkan menerima zakat melalui program ini.

    Direktur Edukasi dan Kemitraan Zakat IZI, Rully Barlian Thamrin, mengatakan penyaluran zakat akan dilakukan di 23 titik di Indonesia termasuk daerah berkategori terluar, termisin, dan tertinggal.

    "Dengan program ini, pemberi zakat dapat memesan paket zakat baik melalui online maupun langsung ke petugas kami di pusat maupun cabang," kata Rully saat memberikan keterangan pers di Condet, Jakarta Timur, Senin malam, 19 Maret 2018.

    Baca: Belum Rapat, Jokowi: Gaji PNS Dipotong untuk Zakat Masih Wacana

    Untuk memesan secara online, calon pemberi zakat dapat mengakses situs www.zakatpedia.com. Di situ, akan terlampir nama daerah-daerah yang menjadi target pemberian zakat. Calon pemberi kemudian dapat memilih paket-paket apa saja yang diinginkan, mulai dari paket da'i Ramadhan hingga paket sembako.

    "Masing-masing paket memiliki nilai berbeda dan ada kuotanya. Tiap daerah pun kuotanya berbeda. Jadi kami mengajak pemberi zakat saling berlomba-lomba," tutur Rully.

    Setelah memilih, lanjut Rully, calon pemberi akan diminta membayar nominal sejumlah banyaknya paket yang ia pesan. Nantinya, paket-paket tersebut akan didistribusikan kepada kaum yang membutuhkan mulai dari awal hingga akhir bulan Ramadhan.

    Adapun wilayah yang menjadi prioritas penyaluran zakat tersebut adalah Sorong, Papua Barat; Nunukan, Kalimantan Utara; Singkawang, Kalimantan Barat; Mulyaharja, Bogor Selatan; Kalibaru, Jakarta Utara, serta Bantar Gebang, Bekasi.

    Selain itu, IZI juga akan menyalurkan di 17 kantor perwakilan di seluruh Indonesia yang meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.