Rumor Gojek Akuisisi Taksi Express, Saham TAXI Mendadak Naik

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taksi Express. TEMPO/Tony Hartawan

    Taksi Express. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Bursa Efek Indonesia mengawasi pergerakan saham PT Express Transindo Utama Tbk. Dalam keterbukaan informasi, BEI memasukan saham emiten berkode TAXI itu dalam kategori aktivitas di luar kebiasaan atau Unsual Market Activity (UMA).

    "Kami menginformasikan telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham TAXI yang di luar kebiasaan," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia Panjaitan, Senin, 19 Maret 2018.

    Dalam keterangan tertulisnya, BEI tengah menunggu jawaban dari Taksi Express atas aktivitas saham yang di luar kebiasaan. Selain itu, otoritas bursa menghimbau investor agar mencermati kinerja perusahaan beserta keterbukaan informasinya.

    BEI juga berharap agar pelaku pasar memperhatikan rencana aksi perusahaan, terlebih yang belum disebutkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Serta mempertimbangkan kembali kemungkinan dalam berinvestasi dalam saham tersebut. "Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi," tulis BEI.

    Pada perdagangan hari ini, Senin, 19 Maret 2018, saham Taxi Express mengalami auto reject karena mengalami kenaikan yang tinggi, yaitu sebesar 34 persen. Harga saham TAXI dijual senilai Rp163 per lembar saham.

    Pekan lalu, BEI pun melakukan auto reject terhadap saham Taxi Express. Perusahaan taksi konvensional itu di auto reject karena terjadi kenaikan harga saham sebesar 34 persen dan harganya berada di posisi Rp 74 per saham. Pada awal 2018, rata-rata harga saham Taxi Expess bergerak di level Rp 50 per lembar saham.

    Naiknya pergerakan saham Taxi Express disebut-sebut dipicu karena rumor perusahaan rintisan (startup) penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi, yaitu Gojek yang ingin mengakuisisi Taxi. Isu tersebut cukup ramai muncul di permukaan karena belum lama ini Gojek tertarik mencari dana lewat pasar modal melalui penawaran saham perdana.

    Saat dimintai konfirmasi ihwal rencana aksi korporasi Gojek, PT Express Transindo Utama Tbk belum merespon. Pesan singkat yang dikirim Tempo kepada Sekretaris Perusahaan TAXI Megawati Affan belum berbalas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.