Penataan Frekuensi, Kominfo: Layanan Operator Terganggu Sepekan

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkominfo Rudiantara menyampaikan keterangan terkait registrasi dan pengamanan data konsumen telko pada rapat kerja dengan Komisi I di Jakarta, 19 Maret 2018. Menkominfo menanggapi adanya isu kebocoran data pelanggan dalam proses registrasi kartu SIM prabayar dengan NIK dan KK. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Menkominfo Rudiantara menyampaikan keterangan terkait registrasi dan pengamanan data konsumen telko pada rapat kerja dengan Komisi I di Jakarta, 19 Maret 2018. Menkominfo menanggapi adanya isu kebocoran data pelanggan dalam proses registrasi kartu SIM prabayar dengan NIK dan KK. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sedang melakukan pergantian spektrum frekuensi atau refarming pada bandwith 2.1GHz. Untuk itu, diperkirakan terjadi gangguan merata untuk seluruh layanan operator selama sepekan.

    Menurut Kepala Humas Kominfo, Noor Iza, dalam proses refarming tersebut akan ada beberapa slot yang saling dipertukarkan antar operator agar masing-masing operator, bloknya dapat terkumpul sehingga bekerja lebih optimal. "Masa pertukaran mulai dari perencanaan sampai dengan selesai, diperkirakan tujuh hari. Namun, bisa saja berlangsung jauh lebih singkat," kata Noor Iza saat dihubungi Tempo pada Senin, 19 Maret 2018.

    Baca:Kominfo Bantah Kebocoran Data Registrasi Ulang SIM, tapi... 

    Untuk mengantisipasi agar tak ada gangguan berarti, lanjut Noor Iza, proses pertukaran yaitu switch dari kanal satu kanal lainnya dilakukan tengah malam, saat aktifitas masyarakat sedang rendah. Info terkait perkiraan gangguan selama tujuh hari tersebut juga telah disampaikan oleh Kominfo lewat SMS Blast.

    Tujuh hari yang dimaksud di dalam SMS tersebut, lanjutnya, kurang lebih untuk mengantisipasi rundown. Yakni pada hari pertama, persiapan network dari siang sampai malam dan jam 23.00 malam, eksekusi dimulai.

    Hari kedua, pasca pemindahan frekuensi (refarming), operator akan melakukan network monitoring, semacam check up jaringan untuk memastikan agar jaringan bukan hanya bisa operasional lagi tapi juga kembali ke level layanan (Quality of Service/QoS) semula, seperti sebelum ada pemindahan frekuensi

    Hari ketiga sampai hari ketujuh, adalah cadangan waktu jika sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti, error pada script refarming di sisi operator, putusnya jaringan fiber optic/microwave link ke beberapa BTS, atau force majeure karena bencana alam.

    Pada saat proses refarming berlangsung, ujar Noor Iza, dipastikan tidak akan terjadi blank spot. Namun, kemungkinan akan ada penurunan kualitas layanan sementara, karena pelanggan yang biasanya dilayani tiga jalur berbeda yakni, pita 900 MHz, pita 1.800 MHz dan pita 2.100 MHz hanya dilayani menggunakan dua jalur. "Untuk pelanggan Telkomsel di beberapa wilayah mungkin masih dapat menikmati tiga jalur jika di wilayahnya sudah terlayani jaringan 4G dari pita 2.3 GHz," ujarnya.

    Terakhir, Kominfo mengingatkan jika refarming ini sifatnya gradual dan berjadwal. "Misalnya, SMS yang diterima pelanggan Telkomsel di Jakarta belum diterima pelanggan Telkomsel di Surabaya karena jadwal Jakarta lebih dahulu dari Surabaya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.