KLKH Sebut Jumlah Sampah Makassar Hampir Sama dengan Jakarta

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar memberikan sambutan di acara AMAN di Minahasa, Manado, 17 Maret 2018. TEMPO/Rina Widiastuti

    Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar memberikan sambutan di acara AMAN di Minahasa, Manado, 17 Maret 2018. TEMPO/Rina Widiastuti

    TEMPO.COMakassar - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan bahwa saat ini produksi sampah di Jakarta sekitar 1,5 juta kilo per hari, begitu juga dengan di Makassar mencapai 1,4 juta kilo per hari.

    “Kalau lihat sampah di Makassar ternyata sudah hampir sama dengan Jakarta,” ucap Siti Nurbaya Bakar saat menghadiri Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Anjungan Pantai Losari Makassar, Minggu pagi 18 Maret 2018

    Simak: KLHK: Jakarta Produksi 70 Ribu Ton Sampah per Hari

    Karena itu ia mengajak seluruh warga agar peduli sampah. Bahkan, Pelaksana tugas Wali Kota Makassar Syamsu Rizal telah mengingatkan agar mulai anak-anak peduli sampah.

    “Persoalan sampah cukup serius, apalagi sempat viral di media sosial jika Indonesia juara sampah plastik hasil penetilian orang asing pada 2015,” tutur dia.

    Namun, Siti menegaskan bahwa saat ini sudah banyak mengalami perubahan karena dinamika masyarakat yang sangat tinggi. Mulai 2016-2018, gerakan-gerakan dari komunitas luar biasa terkait sampah.

    Ia menyebutkan sampah plastik yang ada di laut mencapai 80 persen itu sebenarnya dari daratan, yang masuk melalui sungai besar. “Jadi, 20 persennya itu laut yang datang dari arus,” tambahnya.

    Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menambahkan sampah di Makassar sudah mencapai 1,4 juta kilo per hari. Sehingga harus ada kesadaran dari masyarakat terutama anak-anak. “Kalau ada sampah lihat terus ambil,” ucap Deng Ical sapaan Syamsu Rizal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?