Kasus Skimming, Uang Nasabah Ini yang Hilang Diganti BRI

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lima orang pelaku pencurian data nasabah bank di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta ditangkap personil Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu, 17 Maret 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Lima orang pelaku pencurian data nasabah bank di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta ditangkap personil Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu, 17 Maret 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Departemen Kehutanan, Jakarta Yuni Rismelia Buntang mengatakan BRI sudah mengembalikan uangnya yang sempat hilang. Dia mengatakan BRI membenarkan hilangnya uang dia akibat skimming. “Saya menghargai tanggung jawab BRI atas kasus ini,” kata dia kepada Tempo, 18 Maret 2018. 

    Yuni menuturkan BRI mengembalikan seluruh uangnya Rp 5,2 juta pada 16 Maret 2018. Yuni mengatakan kabar tersebut dia dapat saat dia menghubungi call center BRI. Kemudian, dia juga mendapatkan laporan lewat SMS soal dikembalikan uangnya.

    Simak: Marak Kasus Skimming, BI Panggil Pimpinan BRI

    Sebelumnya, saldo dari rekening tabungan BRI Yuni berkurang pada Sabtu, 17 Februari 2018, pukul 19.00, dia mendapatkan SMS notifikasi transaksi sebanyak tiga kali dari BRI. Padahal, menurut Yuni, ia tidak melakukan transaksi apa pun saat itu. “Enggak sampe satu menit langsung ludes Rp 5,2 juta,” kata dia, Selasa, 13 Maret 2018.

    Atas kejadian itu, Corporate Secretary BRI Bambang Tribaroto ketika dihubungi Tempo, mengatakan akan mengganti seluruh kerugian nasabah jika terbukti kehilangan saldo tersebut akibat skimming. “BRI akan bertanggung jawab penuh terhadap kerugian nasabah, apabila hasil investigasi menunjukkan terbukti skimming,” ujar dia.

    Bambang mengatakan BRI sudah mengambil tindakan preventif dalam teknologi dan kebijakan untuk mengamankan uang nasabah. Dia juga mengimbau, agar para nasabah mengganti pin secara berkala, sehingga rekeningnya tidak mudah untuk diretas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.