Djakarta Lloyd Akan Rangkul Perusahaan Singapura Angkut Batu Bara

Minggu, 18 Maret 2018 13:13 WIB

Sebuah kapal pandu mendorong tongkang yang berisi batu bara di Perairan Teluk Lamong, Gresik, Jawa Timur, (23/5). ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana penerapan aturan yang mewajibkan penggunaan kapal berbendera Indonesia untuk angkutan ekspor batu bara dan minyak sawit membuat PT Djakarta Lloyd (Persero) bergerak cepat. Perusahaan pelayaran milik negara ini siap menggandeng perusahaan pelayaran asal Singapura. 

Direktur Utama Djakarta Lloyd Suyoto mengatakan rencana kerja sama dengan calon mitra masih dalam tahap penjajakan. Dia mengungkapkan, perusahaan pelayaran asing berminat bermitra dengan perusahaan nasional sejalan dengan penerapan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 82 Tahun 2017 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu.

"Mereka (calon mitra) berpikir cepat atau lambat aturan ini akan terealisasi. Kami sedang menjajaki kerja sama dalam bentuk JV (perusahaan patungan)," kata Suyoto kepada Bisnis.com, Ahad, 18 Maret 2018.

Simak: Asing Kuasai Angkutan Ekspor Batu Bara

Dia menambahkan, lewat perusahaan patungan, Djakarta Lloyd bersama dengan mitra bisa menguasai armada kapal lewat beragam opsi, mulai sewa hingga membeli kapal. Berdasarkan ketentuan, porsi saham asing dalam kemitraan bersama perusahaan nasional maksimal 49 persen.

Permendag Nomor 82 Tahun 2017 mewajibkan penggunaan kapal nasional untuk ekspor batu bara dan minyak sawit. Semula, aturan ini akan diterapkan pada Mei 2018.

Namun Kementerian Perdagangan berencana menunda penerapan beleid ini dan akan membahas tahapan penerapannya dengan para pemangku kepentingan.

Secara khusus, Suyoto menyebut angkutan batu bara menjadi bidikan perseroan. Dia beralasan potensi angkutan ekspor batu bara terbilang menggiurkan karena dalam setahun volume ekspor diperkirakan mencapai 300 juta ton.

Di sisi lain, Djakarta Lloyd punya pengalaman dan keahlian dalam pengangkutan batu bara. Saat ini, perseroan memegang kontrak pengangkutan batu bara ke pembangkit listrik milik PT PLN (Persero) dengan volume 3,7 ton per tahun.

Dalam catatan Bisnis.com, Djakarta Lloyd yang didirikan pada 1950 itu punya pengalaman mengangkut kargo, termasuk batu bara, ke pelabuhan internasional. Pada era 1960, Djakarta Lloyd mengoperasikan 20 kapal dengan kantor cabang tersebar di empat benua.






Mentan Minta Produktivitas Padi Lebih dari 5,2 Hektare, Caranya?

21 jam lalu

Mentan Minta Produktivitas Padi Lebih dari 5,2 Hektare, Caranya?

Mentan Syahrul Yasin Limpo mendorong peningkatan kualitas varietas benih padi unggul guna meningkatkan produksi beras nasional.


Istri Marcell Siahaan Bernama Mirip Rima Melati, Ada Kisah Dibalik Nama yang Sama

2 hari lalu

Istri Marcell Siahaan Bernama Mirip Rima Melati, Ada Kisah Dibalik Nama yang Sama

Kematian Rima Melati, sempat buat netizen menduga yang meninggal istri Marcell Siahaan, Rima Melati Adams. Ini kisah dibalik nama Miss Singapore itu.


Ini Alasan Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,3 persen

2 hari lalu

Ini Alasan Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,3 persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2022 bakal berkisar 4,8 hingga 5,3 persen.


Harga TBS Anjlok, Apkasindo Minta Pemerintah Bergerak Cepat Kurangi Beban

2 hari lalu

Harga TBS Anjlok, Apkasindo Minta Pemerintah Bergerak Cepat Kurangi Beban

Apkasindo mencatat harga TBS di 22 provinsi anjlok 72 persen dibandingkan sebelum adanya larangan ekspor, yaitu Rp 4.250.


Gapki: Stok Minyak Sawit Meningkat tapi Ekspor Rendah

2 hari lalu

Gapki: Stok Minyak Sawit Meningkat tapi Ekspor Rendah

Gapki menyatakan ekspor produk minyak sawit Indonesia April 2022 sebesar 2.018 ribu ton, lebih rendah dari ekspor April 2021 sebesar 2.636 ribu ton.


Menilik Pembiayaan Perbankan saat Eropa Perlu Pasokan Batu Bara

3 hari lalu

Menilik Pembiayaan Perbankan saat Eropa Perlu Pasokan Batu Bara

Tidak ada larangan bagi dunia perbankan dalam negeri terhadap pembiayaan batu bara


Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,5-5,3 Persen Sepanjang 2022

3 hari lalu

Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,5-5,3 Persen Sepanjang 2022

Bank Indonesia melihat perekonomian domestik terus melanjutkan perbaikan seiring dengan peningkatan permintaan di tengah kinerja ekspor yang membaik.


Izin Lingkungan Dicabut, Pemprov DKI Harus Pastikan PT KCN Stop Aktivitas Bongkar Muat Batubara

3 hari lalu

Izin Lingkungan Dicabut, Pemprov DKI Harus Pastikan PT KCN Stop Aktivitas Bongkar Muat Batubara

Warga Marund mendesak Pemprov DKI untuk memastikan bahwa PT KCN telah menghentikan aktivitas bongkar muat batu bara setelah izin lingkungan dicabut.


Kejagung: Eks Mendag Muhammad Lutfi Buka-bukaan Soal Kasus Ekspor CPO

3 hari lalu

Kejagung: Eks Mendag Muhammad Lutfi Buka-bukaan Soal Kasus Ekspor CPO

Kejagung mengatakan bahwa mantan Menteri Perdagangan Muhamaad Lutfi buka-bukaan soal kasus pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO).


Terpopuler Bisnis: Viral Iuran BPJS Kesehatan, RI Akan Ekspor Beras ke Cina

4 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Viral Iuran BPJS Kesehatan, RI Akan Ekspor Beras ke Cina

Belakangan, ramai kabar beredar soal iuran BPJS Kesehatan naik menjadi Rp 12 juta. Benarkah?