Cegah Skimming, BRI Bagikan 7 Tips Aman Bertransaksi di ATM

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank BRI. ANTARA/Rosa Panggabean

    Bank BRI. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. atau BRI memberikan sejumlah tips bagi nasabahnya untuk mengatisipasi kejahatan perbankan yang sering kali dilakukan di Anjungan Tunai Mandiri atau ATM. Dikutip dari situs resminya, BRI menyebutkan setidaknya ada tujuh hal yang perlu diperhatikan nasabah agar terhindar dari kejahatan skimming saat bertransaksi.

    Pertama, nasabah diminta untuk membuat kode rahasia atau PIN yang tidak mudah ditebak. Kedua, ubahlah PIN tersebut secara berkala. Ketiga, jangan beritahu PIN tersebut kepada siapapun.

    Baca: BI Minta Migrasi Kartu Chip di BRI Dipercepat

    Keempat, petugas bank atau contact centre bank tidak akan pernah menanyakan PIN nasabah. Kelima, gunakan tangan untuk menutupi PIN ketika mengetiknya di mesin ATM.

    Keenam, sebelum meninggalkan mesin ATM pastikan anda tidak meninggalkan kartu ATM dan uang. Terakhir, jika terdapat hal yang mencurigakan d mesin ATM segera lapor ke 14017 atau unit kerja BRI terdekat.

    Tak hanya membagikan tips bertransaksi di ATM, BRI juga menyampaikan sejumlah cara agar bisa melakukan transaksi saat menggunakan internet banking ataupun mobile banking. Secara khusus terkait password, BRI mengingatkan tiga hal.

    Ketiga hal itu adalah menjaga kerahasiaan user ID, pasword, dan mToken. "Pihak BRI tidak akan pernah meminta pasword dan mTOken dari nasabah," seperti dikutip dari situs resmi BRI, Sabtu, 17 Maret 2018.

    Kedua, jangan mengaktifkan "save password" di browser yang keamanannya tak terjamin. Dan ketiga, nasabah diminta untuk mengubah password secara rutin.

    Sebelumnya, 33 nasabah BRI di Kediri, Jawa Timur diduga menjadi korban kejahatan perbankan berupa skimming. Dana nasabah tersebut hilang secara tiba-yiba saat hendak melakukan transaksi di ATM. Rata-rata uang mereka berkurang mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

    Polda Metro Jaya telah membekuk komplotan pelaku skiming yang diduga merupakan dalang kasus di Kediri. Mereka dalah Caitanovici Andrean Stepan, Raul Kalai alias Lucian Meagu, Ionel Robert Lupu, Ferenc Hugyec, dan Milah Karmilah.

    Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo juga telah menyarankan nasabahnya untuk mengantisipasi terjadinya skimming kartu debit dengan mengganti kode rahasia PIN secara berkala."Kami selalu mengimbau nasabah agar mengganti PIN secara berkala," kata Indra, Rabu, 14 Maret 2018.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.