Dana Nasabah BRI Dibobol, OJK Minta Masyarakat Hati-hati

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di depan penukaran uang atau money changer Bank BRI di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw yang berbatasan dengan Papua Nugini, di Jayapura, Papua, 14 November 2017. Halaman depan Indonesia di ujung timur ini dipercantik pada pertengahan tahun ini.  TEMPO/ Nita Dian

    Warga melintas di depan penukaran uang atau money changer Bank BRI di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw yang berbatasan dengan Papua Nugini, di Jayapura, Papua, 14 November 2017. Halaman depan Indonesia di ujung timur ini dipercantik pada pertengahan tahun ini. TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penyadapan data seperti yang diduga terjadi kepada nasabah Bank BRI di Kediri, Jawa Timur. "Itu akan kami perbaiki ke depannya. Banyak pelajaran yang dipetik. Ya, harus hati-hati," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat ditemui seusai peresmian bank wakaf mikro di Banten, Rabu, 14 Maret 2018.

    Wimboh mengatakan kasus-kasus menyangkut kehilangan uang nasabah seperti yang terjadi di Kediri tersebut memang sering terjadi. "Hal-hal kecil seperti itu sering terjadi," ucapnya.

    Sebelumnya, sejumlah nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) di Kabupaten Kediri mengadukan saldo rekening mereka berkurang. Padahal nasabah yang bersangkutan merasa tidak melakukan transaksi.

    Baca: Uang Nasabah BRI Raib, YLKI: Bukti Lemahnya Sistem IT Perbankan

    Para nasabah berharap ada penjelasan secara resmi dari pihak bank terkait dengan kejadian tersebut, terlebih kejadian itu tidak hanya menimpa satu orang.

    Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi akan melakukan penyelidikan terkait dengan saldo nasabah yang berkurang secara misterius. Ia menilai dugaan sementara berkurangnya saldo nasabah tersebut akibat skimming atau penyadapan data nasabah.

    Kepala Polsek Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, AKP Shokib Dimyati, menyebutkan, dari pemeriksaan awal, terdapat 16 nasabah yang mengadukan hal tersebut dengan jumlah kehilangan mencapai Rp 2-5 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.