Rabu, 26 September 2018

Gubernur BI Sebut Kebijakan Trump Soal Baja Pengaruhi Rupiah

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo memberikan kuliah umum dalam acara Dies Natalis ke-49 Perbanas Institute, Jakarta, Rabu, 21 Februari 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo memberikan kuliah umum dalam acara Dies Natalis ke-49 Perbanas Institute, Jakarta, Rabu, 21 Februari 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, JAKARTA - Gubernur BI (Bank Indonesia) Agus Martowardojo mengatakan ada dua faktor eksternal yang mengakibatkan fluktuasi nilai tukar rupiah selama bulan Februari-Maret 2018. Salah satu dari faktor tersebut adalah peraturan Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump terkait bea masuk baja dan alumunium.

    “Hal ini membuat sentimen yang positif dan kuat untuk US$ kemudian mata uang yang lain tertekan,” kata Agus usai konferensi pers di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018.

    Simak: Bank Indonesia Waspadai Kebijakan Trump

    Meski begitu, Agus mengatakan rencana Trump itu masih dalam pembahasan dan belum tentu mendapatkan dukungan dari senat maupun parlemen. Sehingga, ia pun mengatakan kondisi penguatan US$ tidak akan terus berlangsung.

    Faktor kedua, kata dia, adalah rencana The Fed As meningkatkan suku bunga Dollar AS lebih dari tiga kali. Agus menyebut puncak fluktuasi dapat dilihat pada tanggal 22 Maret 2018 mendatang saat anggota The Federal Open Market Committee  akan berkumpul membahas hal tersebut.

    “Tetapi kami juga dengar bahwa dari anggota FOMC juga menyampaikan bahwa kondisinya tidak sekuat itu. Jadi kondisi daripada kekuatan US$ itu tidak berketerusan,” kata Gubernur BI

    Sebelumnya, Trump mengumumkan pada 1 Maret Amerika Serikat berencana mengenakan tarif 25 persen untuk impor baja dan 10 persen untuk aluminium, karena impor tersebut mengancam keamanan nasional AS.

    Di internal pemerintahan Amerika sendiri, kebijakan ini masih menuai kontroversi. Terjadi perdebatan antara Trump dengan kongres dan senat negara Paman Sam itu. Bahkan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Gary Cohn mengundurkan diri pada Selasa, 6 Maret 2018, waktu setempat, karena Trump bersiap mengenakan tarif impor baja dan aluminium.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Joaquin Phoenix dan Para Pemeran Joker Sejak 1966

    Sutradara film terbaru Joker, Todd Phillips mengunggah foto pertama Joaquin Phoenix sebagai Joker, akan tayang Oktober 2019. Inilah 6 pemeran lainnya.