Suara.com Luncurkan Tiga Portal Media Baru

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi komputer tablet. Gambar: google

    Ilustrasi komputer tablet. Gambar: google

    TEMPO.CO, Jakarta - Portal berita Suara.com meluncurkan tiga portal media baru di ulang tahun ke-4. Tiga portal anak perusahaan PT Arkadia Digital Media itu adalah Matamata.com, berisi informasi seputar dunia hiburan; Hitekno.com, tentang gadget dan teknologi; dan Bolatimes.com, untuk informasi sepakbola.

    CEO PT Arkadia Digital Media William Martaputra mengatakan peluncuran versi beta tiga media itu merupakan tanda dimulainya rencana ekspansi dan aksi korporasi untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.

    "Dalam waktu dekat akan muncul media-media lain berbasis konten maupun platform agregator,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 12 Maret 2018.

    Menurut dia, pengembangan itu penting melihat besarnya potensi dunia digital. Namun, yang juga menjadi perhatian William adalah dominasi platform media sosial yang menyertakan berita hoax.

    “Ini ancaman, sekaligus tantangan bagi kami untuk membuat konten berkualitas dan menjadi rujukan publik," katanya.

    William mengatakan pihaknya akan mengedepankan konten yang indepenpen, kredibel, inspiratif, interaktif serta pengelolaan data pengunjung dalam satu layanan. Dalam penyajian berita, William berujar pihaknya tetap memperhatikan format multimedia sesuai dengan perkembangan generasi pembaca baru.

    COO Arkadia Digital Media, Suwarjono mengatakan pihaknya juga membidik pasar baru pengguna internet. Menurut Pimpinan Redaksi Suara.com itu, saat ini baru 53 persen penduduk Indoensia yang tersambung internet.

    "Ini potensi besar dan kami akan lebih serius konsentrasi ke pembaca baru,” katanya.

    Kedepannya, Suwarjono mengatakan akan membuat portal media lain yang menargetkan pasar seputar wanita, kesehatan, traveling, otomotif dan platform agregator.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.