Senin, 17 Desember 2018

Sektor Tambang dan Finansial Sukses Pertahankan Rebound IHSG

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mempertahankan reboundnya dengan berakhir menguat pada perdagangan pertama di pekan ini, Senin, 12 Maret 2018.

    IHSG menguat 1,05 persen atau 67,36 poin dan ditutup di level 6.500,69, setelah dibuka dengan kenaikan 0,40 persen atau 26 poin di level 6.459,32.

    Adapun pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat, 9 Maret 2018, IHSG berakhir di zona merah dengan pelemahan 0,15 persen di posisi 6.433,32.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.459,32–6.500,69. Dari 572 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 242 saham menguat, 118 saham melemah, dan 212 saham stagnan.

    Baca juga: Berkebalikan dari Pekan Lalu, IHSG Akan Menguat Hari Ini Karena..

    Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor tambang (+2,43 persen) dan finansial (+1,43 persen). Adapun sektor pertanian menetap sendiri di zona merah dengan pelemahan 0,28 persen.

    Secara keseluruhan, bursa Asia menguat mengekor penguatan bursa Amerika Serikat (AS), menyusul laporan data pekerjaan yang menunjukkan kekuatan ekonomi negeri adidaya tersebut.

    Pada perdagangan Jumat lalu, indeks S&P 500 menguat dan indeks Nasdaq Composite melonjak ke rekor tertinggi baru setelah rilis data nonfarm payroll AS yang melampaui perkiraan.

    Rilis data payroll AS pada Jumat meyakinkan investor bahwa ekonomi Amerika terus menguat tanpa laju kenaikan yang cepat atas upah pada bulan sebelumnya yang bisa memicu kekhawatiran inflasi.

    Saham-saham pendorong IHSG:

    BMRI +2,78 persen

    BBRI +1,90 persen

    BBCA +1,39 persen

    TLKM +1,20 persen

    Saham-saham penekan IHSG:

    HMSP -0,45 persen

    GGRM -1,50 persen

    BBNI -0,53 persen

    RMBA -5,95 persen

    IHSG pada akhir sesi I perdagangan siang tadi menguat 0,58 persen atau 37,38 poin ke level 6.470,70. Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif, dengan dorongan utama dari sektor tambang dan finansial.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".