Kamis, 20 September 2018

Jokowi Sebut Perputaran Uang di Bisnis Hobi Burung Capai Rp 1,7 T

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi memberikan plakat para juara pertama sesi murai batu festival dan pameran Burung Berkicau Piala Presiden di Kebun Raya Bogor, 11 Maret 2018. Jokowi mengaku sempat ingin memiliki burung murai batu milik peserta juara pertama, namun sang pemilik enggan menjual buruk tersebut. TEMPO/Friski Riana

    Presiden Jokowi memberikan plakat para juara pertama sesi murai batu festival dan pameran Burung Berkicau Piala Presiden di Kebun Raya Bogor, 11 Maret 2018. Jokowi mengaku sempat ingin memiliki burung murai batu milik peserta juara pertama, namun sang pemilik enggan menjual buruk tersebut. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan, hobi memelihara burung yang ada di Indonesia telah berhasil menggerakkan perekonomian kerakyatan. Angkanya fantastis, mencapai Rp 1,7 triliun per tahun.

    "Untuk ekonomi, perputarannya mencapai Rp 1,7 triliun per tahun. Artinya, di sisi penangkaran, pakan, sangkar, obat-obatan," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Kebun Raya Bogor, Ahad, 11 Maret 2018.

    Baca: Gibran Soal Konsultasi Bisnis ke Jokowi: Ngapain, Nambahin Pusing

    Dalam kesempatan itu, Presiden, yang didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Koordinator Staf Ahli Presiden Teten Masduki, menghadiri festival dan pameran burung berkicau tingkat nasional memperebutkan Piala Presiden di Kebun Raya Bogor. Dengan adanya penangkaran burung ini, kata Jokowi, selain dapat mendorong ekonomi, memberikan ruang kepada para pencinta burung, atau yang lebih dikenal kicaumania, untuk menyalurkan hobinya, serta melestarikan burung yang ada di Indonesia.

    Jokowi mengatakan, berdasarkan laporan, spesies burung di Indonesia mencapai 1.660-an. Menurut dia, itu merupakan anugerah yang diberikan Sang Pencipta. "Informasi yang diberikan kepada saya, ada 1.660-an spesies jenis burung yang ada di negara kita. Jelas sebuah kekayaan yang besar diberikan Allah kepada kita," ucapnya.

    Para kicaumania seluruh Nusantara dengan sekitar 3.000 burung mengikuti festival dan pameran burung berkicau tingkat nasional memperebutkan Piala Presiden di Kebun Raya Bogor, Ahad kemarin. Sebanyak 3.000 burung ini mengikuti 30 kelas yang dilombakan untuk mendapatkan Piala Presiden Jokowi.

    Jokowi pun menghargai usaha sekelompok masyarakat yang melakukan penangkaran, mulai burung murai, kolibri, hingga jalak. Bahkan, kata dia, burung jalak Bali dulunya sempat hampir punah.

    Tapi, karena berhasil ditangkarkan, jumlahnya sangat banyak sekali. Menurut Jokowi, penangkaran dapat memberikan ruang selain bagi penghobi penggemar burung. "Penangkaran ini juga bisa menjaga spesies dari kepunahan," katanya.

    Dalam festival dan pameran Burung Berkicau itu, Jokowi berkesempatan melepas puluhan burung dari berbagai jenis. Jokowi mengaku senang karena kini banyak burung di kawasan Istana Bogor dan Kebun Raya.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.