Bulog Mulai Bongkar 10 Ribu Ton Beras Impor Asal India

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja beristirahat di atas tumpukan karung beras saat dilakukan bongkar muat beras impor dari Vietnan dari kapal Hai Phong 08 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 11 November 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Seorang pekerja beristirahat di atas tumpukan karung beras saat dilakukan bongkar muat beras impor dari Vietnan dari kapal Hai Phong 08 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 11 November 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perum Bulog Sumatera Utara membongkar 10 ribu ton beras impor asal India dari kapal yang sudah bersandar di Pelabuhan Belawan, Medan.

    "Rencananya pembongkaran beras impor asal India itu dilakukan Jumat (hari ini) dan dijadwalkan bisa selesai dalam sepekan," ujar Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Utara Benhur Ngkaimi di Medan, Jumat, 9 Maret 2018.

    Baca juga: 10.000 Ton Beras Impor India Tiba di Medan

    Benhur mengatakan, sebelum dibongkar, beras itu sudah diperiksa berbagai instansi terkait, seperti Bea cukai dan Karantina.

    Dengan kedatangan beras asal India itu, maka sudah ada 20 ribu ton beras impor yang masuk ke Sumatera Utara. Sebelumnya, pada 24 Februari lalu sudah masuk sebanyak 10 ribu ton beras asal Thailand. "Dengan masuknya lagi beras India, maka stok beras Bulog Sumatera Utara semakin aman," kata Benhur.

    Stok beras Sumatera Utara aman minimal hingga Lebaran atau Juni 2018. Gudang Bulog Sumatera Utara sendiri siap menerima beras impor dan lokal karena kapasitas gudang sebanyak 80 ribu ton. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.