Ganjil Genap di Tol Diberlakukan, BPTJ Sediakan Bus Premium

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pengerjaan proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1A Jakarta Timur, 5 Maret 2018. Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) memberikan izin kepada 38 proyek infrastruktur layang (elevated) untuk melanjutkan pengerjaan setelah sempat diberhentikan. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Suasana pengerjaan proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1A Jakarta Timur, 5 Maret 2018. Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) memberikan izin kepada 38 proyek infrastruktur layang (elevated) untuk melanjutkan pengerjaan setelah sempat diberhentikan. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah memberlakukan sistem ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur mulai 12 Maret 2018. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono berharap setelah kebijakan ganjil genap diberlakukan, masyarakat akan tergerak menggunakan transportasi umum.

    "Kami berharap ada perpindahan pergerakan orang dari menggunakan mobil pribadi ke angkutan massal," kata Bambang di Kantor Jasa Marga Pusat, Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Kamis, 8 Maret 2018.

    Bambang menyatakan, pemerintah menyediakan bus Transjabodetabek Premium bagi pengguna Tol Jakarta-Cikampek dari Bekasi. Bus itu diperuntukkan bagi masyarakat yang hendak berangkat dari Bekasi ke Jakarta melalui tol Jakarta-Cikampek. Bus premium beroperasi pada Senin-Jumat pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.

    Bus akan mengantar penumpang setiap sepuluh menit sekali mulai pukul 05.20 hingga 09.10. Tarif bus sekali jalan dipatok Rp 20 ribu. Bus akan melalui jalur khusus di dalam tol sesuai dengan Permenhub 99 Tahun 2017 tentang Penggunaan Lajur Khusus Untuk Angkutan Umum Dengan Mobil Bus Pada Jalan Tol di Wilayah Jabodetabek.

    Dengan begitu, masyarakat yang berangkat kerja dari Bekasi ke Jakarta bisa tiba tepat waktu. "Mereka bisa hadir (kerja) dalam keadaan fresh sehingga bekerja optimal," ujar Bambang.

    Penyediaan bus ini bersamaan dengan diterapkannya sistem ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Harapannya, ujar Bambang, pengendara mobil pribadi akan beralih menggunakan transportasi umum.

    Bus tersebut disediakan bagi pengguna tol dari Pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Untuk Bekasi Barat, titik keberangkatan berada di Summarecon dan Mega City sedangkan untuk Bekasi Timur, titik keberangkatan berada di Bekasi Trade Centre (BTC) dan LRT City/Grand Dhika.

    Bus dari Bekasi Barat akan melayani rute seperti Kuningan, Blok M, Plaza Senayan, Podomoro City, Thamrin City dan SCBD. Dari Bekas Timur, rute yang dilayani adalah Tebet, Mall Sunter, Kalideres Grand Paragon GM dan Thamrin City.

    Sistem ganjil-genap mulai diberlakukan 12 Maret 2018. Bambang mengklaim, sistem ganjil-genap familier atau akrab bagi masyarakat. Alasannya karena sistem itu sudah diterapkan di Sudirman-Thamrin. Untuk mobil berplat nomor ganjil tidak diperbolehkan masuk melalui gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur pada 12 Maret 2018.

    "Mereka bisa masuk dari pintu tol Tambun kemudian setelah Bekasi Barat ada Pondok Gede," ujar Bambang.

    Sistem ganjil genap tertuang dalam Permenhub 18 Tahun 2018 tentang Pengaturan Lalu Lintas Selama Masa Pembangunan Proyek Infrastruktur Strategi Nasional di Ruas Tol Jakarta-Cikampek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.