Tempo Ulang Tahun, Susi Pudjiastuti: Tetap Buat Berita Mengigit

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memotong tumpeng disaksikan Toriq Hadad, Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk dan Arif Zulkifli, Pemimpin Redaksi majalah Tempo  di acara Ulang Tahun Tempo ke-47 di Jakarta, 6 Maret 2018. Tempo merayakan ulang tahunnya yang ke-47 hari ini, 6 Maret 2017. TEMPO/Rully Kesuma.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memotong tumpeng disaksikan Toriq Hadad, Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk dan Arif Zulkifli, Pemimpin Redaksi majalah Tempo di acara Ulang Tahun Tempo ke-47 di Jakarta, 6 Maret 2018. Tempo merayakan ulang tahunnya yang ke-47 hari ini, 6 Maret 2017. TEMPO/Rully Kesuma.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengucapkan selamat ulang tahun untuk Majalah Tempo. Susi menyatakan, Tempo adalah media massa yang kredibel dan dapat dipercaya masyarakat.

    "Semoga Tempo di usia ke-47, masyarakat semakin depend on your information," kata Susi saat memberi sambutan di Gedung Tempo, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, Selasa, 6 Maret 2018.

    Susi menyinggung mengenai digitalisasi dalam media massa. Salah satu harapan Susi agar Majalah Tempo dan Koran Tempo tetap bisa bertahan di tengah pertempuran digital saat ini.

    Simak: Menteri Susi: Pemerintah akan Bangun Konglomerasi Pribumi

    "Saya mengerti bukan hal yang mudah untuk koran dan majalah, tapi saya yakin Tempo tetap bisa membuat pembaca engage dengan berita yang intelek, menggigit, dan informatif," harap Susi.

    Ia menyakini, media yang berkualitas akan membuat masyarakat semakin pintar dan cerdas, serta berintegritas. "Tempo sangat besar kontribusinya terhadap itu," ujar Susi.

    Majalah Tempo pertama kali terbit pada 6 Maret 1971. Pada 1969, sekumpulan anak muda bermimpi menerbitkan sebuah majalah berita mingguan. Mereka adalah Goenawan Mohamad, Fikri Jufri, Christianto Wibisono, dan Usamah. Mimpi itupun menjadi nyata dengan terbitnya majalah berita mingguan bernama Ekspres.

    Akan tetapi, timbul perpecahan akibat perbedaan prinsip antara jajaran redaksi dna pihak pemilik modal utama. Hal itu mendorong Goenawan dan lainnya keluar dari majalah Ekspres pada 1970.

    Setelahnya, ada kesepakatan utnuk mendirikan Majalah Tempo di bawah penerbit PT Grafiti Pers. Mereka yang terlibat dalam pembahasan berdirinya Majalah Tempo adalah Yayasan Jaya Raya yang dipimpin Ir. Ciputra saat itu serta orang-orang bekas majalah Ekspres dan majalah Djaja.

    Simak: terus berita tentang Susi Pudjiastuti di kanal Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.