Selasa, 20 November 2018

Panitia Seleksi Calon Komisioner KPPU Mempertanyakan Sikap DPR

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri ke kanan) Rhenald Kasali, Hendri Saparini, Ine Minara S. Ruky, dan Paripurna P. Sugarda selaku panitia seleksi (pansel) calon anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) 2017-2022 mengklarifikasi tudingan DPR di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, 5 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana

    (kiri ke kanan) Rhenald Kasali, Hendri Saparini, Ine Minara S. Ruky, dan Paripurna P. Sugarda selaku panitia seleksi (pansel) calon anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) 2017-2022 mengklarifikasi tudingan DPR di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, 5 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia seleksi (pansel) calon komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) 2017-2022, Rhenald Kasali, meminta anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk fokus pada nama-nama calon komisioner KPPU yang sudah diajukan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi. Rhenald mempertanyakan sikap anggota DPR mempermasalahkan 18 nama calon komisioner KPPU.

    "Menjadi pertanyaan lagi kenapa Anda (anggota DPR) fokus pada yang tidak lulus. Ada hubungan apa sehingga memperjuangkan yang tidak lulus harus masuk," kata Rhenald saat konferensi pers di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Senin, 5 Maret 2018.

    Sebelumnya, Jokowi membentuk pansel calon komisioner KPPU 2017-2022 sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 96/P Tahun 2017 tanggal 8 Agustus 2017. Adapun pansel bertanggung jawab kepada Jokowi.

    Keenam anggota pansel terpilih bertugas menyeleksi pelamar calon komisioner KPPU. Mereka harus menyerahkan 18 nama calon komisioner KPPU ke Jokowi. Setelahnya, Jokowi akan mengajukan nama-nama tersebut ke DPR.

    Komisi VI DPR RI mempermasalahkan proses seleksi calon komisioner KPPU. Dikutip dari Bisnis.com, anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar meminta pansel menyelesaikan persoalan dalam pemilihan calon komisioner KPPU.

    Baca juga: Komisi VI DPR Pastikan Anggota Baru KPPU Terpilih April 2018

    Menurut Nasril, persoalan pertama bahwa beberapa anggota pansel masih menjabat komisaris perusahaan pelat merah yang berperkara dalam KPPU. Persoalan kedua, yakni pansel menunjuk perusahaan jasa konsultan untuk membantu merekomendasikan 26 nama sebagai pelamar komisioner KPPU.

    "Adalah aneh kalau nama sudah keluar dipersoalkan dan yang dipersoalkan adalah nama (calon komisioner) yang tidak lulus," ujar Rhenald.

    Rhenald mengklaim, 18 nama yang diajukan ke Jokowi sudah lolos tahap seleksi. Para calon anggota KPPU harus memenuhi kualifikasi, independen, berintegritas, dan memiliki pengetahuan baik. Adapun 10 orang bergelar doktor, sementara delapan calon lainnya lulusan master atau S2. Mereka adalah:

    1. Abdulhamid Dipopramono, Ir., M.Si.
    2. ‎Afif Hasbullah, Dr. H., S.H., M.Hum.
    3. ‎Arnold Sihombing, S.H., M.H.
    4. ‎Binsar Jon Vic S, S.H., M.M.
    5. ‎Chandra Setiawan, Dr. Drs., M.M., Ph.D.
    6. ‎Dinni Melanie, S.H., M.E.
    7. ‎Eugenia Mardanugraha, Dr., S.Si., M.E.
    8. ‎Guntur Syahputra Saragih, Dr., M.S.M.
    9. Harry Agustanto, S.H., M.H.
    10. ‎Kodrat Wibowo, S.E., Ph.D.
    11. ‎Kurnia Toha, S.H., LL.M., Ph.D.
    12. ‎Mohammad Reza, S.H., M.H.
    13. ‎Muhammad Handry Imansyah, S.E., Ph.D.
    14. ‎Ningrum Natasya Sirait, Prof. Dr., S.H., M.L.I.
    15. ‎Rima Agristina, Dr., S.H., S.E., M.M.
    16. ‎Ukay Karyadi, S.E., M.E.
    17. ‎Yohanes Berchman Suhartoko, Dr., S.E., M.E.
    18. ‎Yudi Hidayat, S.E., M.Si.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.