Produk Baru Pegadaian Syariah, Bisa Umroh dengan Jaminan Emas

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang nasabah  bertransaksi di Pegadaian Syariah cabang Kramat, Jakarta, Selasa (25/8). Penyaluran dana sepanjang Ramadhan dan menjelang lebaran diperkirakan akan meningkat Rp 500 miliar. Foto: TEMPO/Panca Syurkani

    Seorang nasabah bertransaksi di Pegadaian Syariah cabang Kramat, Jakarta, Selasa (25/8). Penyaluran dana sepanjang Ramadhan dan menjelang lebaran diperkirakan akan meningkat Rp 500 miliar. Foto: TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pegadaian melalui unit usaha syariahnya berencana meluncurkan dua produk baru tahun ini. Produk yang pertama adalah gadai tanah syariah yang telah mendapat izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Pengawas Syariah.

    "Semoga di kuartal II tahun 2018 ini bisa terlaksana (peluncuran gadai tanah syariah)," kata Direktur Produk Pegadaian Harianto Widodo, Senin, 5 Maret 2018.

    Harianto melanjutkan, ketika diluncurkan nanti, pihaknya akan memilih sejumlah wilayah untuk dilakukan pilot project. Sasaran nasabahnya adalah petani yang mempunyai kepemilikan sawah atau kebun yang produktif.

    Baca juga: Pegadaian Akan Terbitkan Obligasi Rp 2,5 Triliun

    "Untuk itu kami juga berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam implementasinya nanti," ujarnya.

    Produk kedua, lanjut Harianto, Arrum Umrah, yakni layanan pendaftaran dan pembiayaan ibadah umrah dengan jaminan emas. Arrum umrah pada dasarnya memiliki prinsip yang sama dengan produk Arrum Haji yang telah diluncurkan sejak akhir Desember 2016.

    Produk ini diperkirakan baru bisa dilepas ke pasar pada kuartal terakhir tahun ini. Saat ini, guna persiapan pemasaran produk, pihaknya tengah menyusun kriteria biro travel yang bisa diajak kerjasama.

    "Tidak gampang untuk memilih partner penyelenggara biro travel, supaya tidak terjadi seperti beberapa waktu lalu, ada travel bodong, tidak bisa memenuhi janjinya," ujar Harianto.

    Sejauh ini, melalui unit usaha syariahnya, Pegadaian telah memasarkan delapan produk, yaitu Arrum Haji, Multi Pembayaran Online, Konsinyasi Emas, Tabungan Emas, Mulia, Arrum BPKB, Amanah dan Gadai Syariah.

    Harianto melanjutkan, untuk menggenjot penyaluran pinjaman dari produk syariah, Pegadaian akan memaksimalkan 4.300 outlet konvensional yang ada di seluruh Indonesia. Sebab, outlet Pegadaian Syariah baru berjumlah 600 saja. "Kita dorong supaya produk (syariah) ini bisa disalurkan di channel-channel konvensional," tuturnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.