Di Depan Bos IMF, CEO Bukalapak Sebut Kriteria Karyawan Ideal

CEO Bukalapak.com Achmad Zaky memberi sambutan dalam peluncuran logo 45 tahun di gedung Tempo, Jakarta, 12 Januari 2016. TEMPO/Rully Kesuma

TEMPO.CO, Yogyakarta - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde memancing pendiri sekaligus CEO startup Bukalapak Achmad Zaky untuk membahas kriteria karyawan ideal di matanya. Di akhir diskusi yang dilakukan dengan Zaky di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta kemarin, Lagarde bertanya soal kualifikasi orang pintar seperti apa yang akan dicari untuk diajak mengembangkan perusahaannya.

“Menurut saya yang paling utama orang itu harus punya attitude yang baik,” ujar Zaky, Kamis, 1 Maret 2018. Sikap atau attitude yang ia maksud yakni soal sikap yang mau diajak untuk belajar terus menerus.

Baca: Bos IMF Singgung Tenaga Kerja Wanita, Ini Jawaban CEO Bukalapak

Menurut Zaky, ‘penyakit’ orang yang sudah merasa pintar adalah sikap tinggi hati. Padahal untuk meraih sukses, sesorang justru dituntut rendah hati (humble). “Paradoks orang yang merasa pintar itu biasanya tak mau mendengar masukan orang lain, karena selalu merasa paling pintar,” ujarnya.

Dalam dunia teknologi informasi, kemampuan teknis seperti pemrograman, coding, analisa logika,  statitistik, dan hal teknis memang amat penting. “Tapi kemampuan teknis itu tak ada gunanya tanpa attitude mau belajar dari lainnya,” kata Zaky.

Zaky menuturkan, generasi di zamannya tak dibesarkan dengan kemajuan teknologi komunikasi seperti saat ini. Ia tak mengenal Snapchat yang  bisa dinikmati generasi saat ini. Tapi dari kemunculan aplikasi-aplikasi canggih itu, orang dengan skill dan didukung attitude baik tentu akan mau belajar bagaimana perubahan terjadi sangat cepat dan butuh inovasi baru lagi.

Generasi saat ini, menurut Zaky, menerima banyak kemudahan informasi dan akses teknologi. "Tentu tantangannya lebih berat, jadi teruslah belajar dan melihat cepatnya perubahan,” ujar bos Bukalapak tersebut.






Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

1 hari lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

2 hari lalu

UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada level 5,1 hingga 5,4 persen pada 2022.


Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

26 hari lalu

Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

Presiden terguling Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dapat sambutan hangat sepulangnya dari melarikan diri ke luar negeri, termasuk rumah dan pengamanan.


IMF Sepakat Kucurkan Bantuan Rp 43 Triliun untuk Sri Lanka

29 hari lalu

IMF Sepakat Kucurkan Bantuan Rp 43 Triliun untuk Sri Lanka

Sri Lanka akan mendapatkan bantuan dari IMF untuk mengatasi krisis keuangan yang melanda negara tersebut.


Buka Lowongan Pendidikan Calon Pegawai Muda Angkatan 37, Ini Besar Belanja SDM Bank Indonesia

40 hari lalu

Buka Lowongan Pendidikan Calon Pegawai Muda Angkatan 37, Ini Besar Belanja SDM Bank Indonesia

Bank Indonesia resmi membuka lowongan kerja calon pegawai Pendidikan Calon Pegawai Muda (PCPM) angkatan 37.


Momen 17 Agustus, Megawati Soekarnoputri Kenang Krisis BLBI Saat Jadi Presiden

45 hari lalu

Momen 17 Agustus, Megawati Soekarnoputri Kenang Krisis BLBI Saat Jadi Presiden

Megawati Soekarnoputri mengenang momen 17 Agustus dengan menyebut masalah BLBI sebagai masa sulit dalam perjalanan bangsa Indonesia.


Terkini Bisnis: Jokowi Temui PM Jepang, Erick Thohir Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Tower PLN

27 Juli 2022

Terkini Bisnis: Jokowi Temui PM Jepang, Erick Thohir Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Tower PLN

Berita terkini bisnis pada Rabu siang ini dimulai dari sejumlah isu yang akan dibahas Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida.


IMF Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global, Kini jadi 3,2 Persen

27 Juli 2022

IMF Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global, Kini jadi 3,2 Persen

IMF memangkas outlook pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2022 dan tahun 2023 mendatang.


IMF Ingatkan Resesi Global, Ekonomi Eropa Loyo Dihantam Perang Rusia Ukraina

27 Juli 2022

IMF Ingatkan Resesi Global, Ekonomi Eropa Loyo Dihantam Perang Rusia Ukraina

IMF memangkas pertumbuhan ekonomi global. Perang Rusia Ukraina membuat pertumbuhan negara-negara di Eropa turun drastis.


Rusia Batasi Pasokan Gas ke Uni Eropa, IMF Ingatkan Resesi

20 Juli 2022

Rusia Batasi Pasokan Gas ke Uni Eropa, IMF Ingatkan Resesi

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan pembatasan gas alam Rusia akan menyebabkan resesi mendalam di sejumlah negara Uni Eropa