Banyuwangi Terus Berprestasi, Ini Janji Hadiah dari Sri Mulyani?

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Menhub Budi Karya Sumadi menunjukkan baju batik koleksinya yang dilelang di Kementerian Keuangan, Jakarta, 28 Februari 2018. Hasil lelang akan disumbangkan untuk kegiatan sosial dan pendidikan. TEMPO/Tony Hartawan

    Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Menhub Budi Karya Sumadi menunjukkan baju batik koleksinya yang dilelang di Kementerian Keuangan, Jakarta, 28 Februari 2018. Hasil lelang akan disumbangkan untuk kegiatan sosial dan pendidikan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Banyuwangi – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) berkunjung ke Mal Pelayanan Publik dalam rangkaian kunjungannya ke Banyuwangi, Jumat, 2 Maret 2018. Turut serta dalam rombongan, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendampingi kunjungan tersebut.

    Saat tiba di mal, Luhut dan jajaran langsung melihat sejumlah daftar layanan yang ada di sana. Mereka tampak berkeliling dan mewawancarai sejumlah warga yang sedang mengurus dokumen di tempat yang mengintegrasikan layanan 150 surat/izin tersebut. Luhut menyempatkan diri menyerahkan izin praktik bidan dan pengurusan KTP yang sudah tuntas ke warga yang mengurus.

    “Ini bagus ya. Saya harap Banyuwangi jangan berhenti berinovasi, terus berprestasi, benahi yang kurang, tingkatkan yang sudah baik,” ujarnya. Luhut juga melihat arena bermain anak yang disediakan di tempat tersebut. “Lengkap juga ada tempat permainan anak yang edukatif, bisa urus dokumen sambil mengasuh anak,” kata dia.

    Simak: Luhut dan Sri Mulyani Terpesona Pada Bandara Banyuwangi 

    Sri Mulyani pun tampak antusias. Dia bertanya ke sejumlah warga. “Lagi ngurus apa, Bu? Lama apa tidak ngurusnya, terus berapa biayanya,” tanyanya. “Alhamdulillah tidak lama Bu, pokoknya syarat kita lengkap. Bayarnya ya sesuai aturan Bu, ada yang memang gratis, ada yang pakai retribusi. Itu kan dipasang aturannya,” jawab warga tersebut sambil menunjuk pengumuman detil tentang berbagai layanan yang ada di tempat itu.

    Sri Mulyani tersenyum, lalu menyemangati para petugas pelayanan yang tampak sibuk di depan komputer masing-masing. “Mal Pelayanan Publik ini sangat bagus. Ini adalah upaya yang sangat baik dari Banyuwangi untuk bisa memberikan pelayanan kepada warga,” ujar menteri yang baru saja dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Dunia ini.

    Banyuwangi meresmikan Mal Pelayanan Publik sejak tahun lalu. Di sini disediakan 150 layanan dalam satu atap, mulai administrasi kependudukan, izin usaha, pertanahan, izin layanan kesehatan, surat-surat kepolisian, BPJS, hingga PDAM. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani meminta Banyuwangi terus mempertahankan kinerjanya seperti ini. Berbagai program yang dijalankan pemkab mendapat apresiasi dari Menkeu, seperti penurunan angka kemiskinan, program e-village budgeting & e-monitoring, hingga pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

    “Atas kinerjanya selama ini, Banyuwangi sudah dapat Dana Insentif Daerah (DID) bagus Rp 75 miliar. Jangan berhenti berprestasi, nanti akan ada reward lagi dari pusat,” ujar Sri Mulyani. Luhut dan rombongan berada di Banyuwangi untuk meninjau kesiapan kabupaten tersebut dalam menyambut Annual Meeting IMF-Bank Dunia pada Oktober mendatang di Bali. Banyuwangi telah ditetapkan sebagai daerah penyangga ajang yang diikuti 18.000 delegasi dari seluruh dunia itu. Sebagian delegasi penting dari sejumlah negara bakal mendarat di Banyuwangi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.