Luhut Sebut Banyuwangi Paling Siap Sambut Pertemuan IMF

Reporter

Editor

Anisa Luciana

(ki-ka) Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Gubernur BI Agus Martowardojo memukul tifa bersama saat membuka Konferensi Internasional Tingkat Tinggi di Jakarta, 27 Februari 2018. Konferensi bertema Models in a Changing Global Landscape itu yang merupakan rangkaian dari IMF-World Bank Annual Meetings 2018. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai salah satu kawasan pendukung yang paling siap menyambut Annual Meeting IMF dan Bank Dunia di Bali pada Oktober 2018.

Banyuwangi telah ditunjuk pemerintah pusat menjadi daerah penyangga Bali dalam ajang yang diikuti 18 ribu delegasi dari ratusan negara itu. Sebagian delegasi penting dari berbagai negara dijadwalkan mendarat di bandar udara Banyuwangi.

"Saya lihat Banyuwangi ini sangat siap menerima kunjungan wisatawan. Kotanya tertata rapi, bersih, banyak potensi daerah yang sudah dimanfaatkan," kata Luhut pada Kamis malam, 1 Maret 2018, saat meninjau kesiapan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

Baca juga: Luhut dan Sri Mulyani Terpesona pada Bandara Banyuwangi

Mantan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan itu mengatakan, dari semua daerah penyangga Bali yang ditunjuk menjelang pertemuan tersebut, Banyuwangi adalah daerah yang paling siap.

Tidak hanya meninjau kesiapan kabupaten tersebut, rombongan juga mengadakan rapat koordinasi dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan jajarannya di pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Banyuwangi.

Sejumlah topik yang dibahas antara lain pembangunan kereta gantung dan fasilitas umum di kawasan Kawah Ijen, perbaikan jalan menuju Alas Purwo, dan fasilitas di Marina Boom.

Baca juga: September, Luhut Targetkan Infrastruktur di KEK Mandalika Rampung

Seusai rakor, rombongan menuju ke Desa Adat Osing Kemiren, Kecamatan Glagah, dan menyempatkan mencicipi kopi arabika dari perkebunan kopi setempat sebelum melanjutkan perjalanan naik ke puncak Kawah Ijen untuk menyaksikan blue fire.

"Di Ijen, ada beberapa masalah yang sebenarnya tidak terlalu rumit, tapi sangat esensial, seperti pengadaan tiang BTS, fasilitas toilet, dan fasilitas shelter. Kita harus bereskan ini karena nanti yang datang bukan saja wisatawan dari kalangan menengah, tetapi wisatawan kaya. Jadi kita harus menyediakan fasilitas yang dibutuhkan mereka," ujar Luhut sebelum meninggalkan Banyuwangi, Jumat pagi ini, 2 Maret 2018.

ANTARA






Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

21 jam lalu

Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

Di antara 4 menko di kabinet Jokowi, siapakah yang paling kaya antara Luhut, Muhadjir Effendy, Airlangga Hartarto atau Mahfud MD? Berapa utangnya?


Penerbangan Internasional Padang - Kuala Lumpur Kembali Dibuka Hari Ini

3 hari lalu

Penerbangan Internasional Padang - Kuala Lumpur Kembali Dibuka Hari Ini

Pada penerbangan internasional perdana itu sebanyak 135 penumpang tiba dari Malaysia dan 105 orang berangkat dari Padang menuju Kuala Lumpur.


Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

5 hari lalu

Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

Luhut juga memperingatkan jangan ada orang di BSSN yang berpolitik.


Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

6 hari lalu

Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah diberikan kepercayaan oleh Jokowi selama 8 tahun.


Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

6 hari lalu

Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari pernyataan Menteri Luhut soal sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang harus masuk lima besar dunia.


Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

6 hari lalu

Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

Luhut mengatakan laut Indonesia yang seluas 6,4 juta kilometer persegi dan berada di posisi geostrategis sangat menguntungkan.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

6 hari lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

6 hari lalu

Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu siang dimulai dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memberikan sorotan tajam terhadap Mendag.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

6 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

6 hari lalu

F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

PUPR akan mendukung gelaran Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H2O) yang digelar di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 24-26 Februari 2023.