PT Pindad Produksi 500 Traktor dan Alat Pertanian per Tahun

Tank medium Kaplan merupakan produk bersama antara FNSS (Turki) dan PT Pindad (Indonesia).Tank Kaplan dilengkapi dengan turet CMI Cockerill 3105 i dengan meriam bertekanan tinggi Cockerill 105mm. Sistem pemuatan amunisi otomatis yang canggih membuat Kaplan MT sangat mematikan, walau pun berbobot ringan. haberturk.com

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pindad melebarkan sayap dengan memproduksi alat-alat pertanian. Selain memproduksi senjata, PT Pindad kini memproduksi traktor, ekskavator, dan alat-alat pertanian.

Direktur Bisnis Produk Industrial PT Pindad Heru Puryanto mengatakan kapasitas produksi alat dan mesin pertanian buatan PT Pindad bisa mencapai 500 unit per tahun untuk setiap jenis. Sejak 2016, Pindad sudah mengembangkan sejumlah alat dan mesin pertanian, seperti traktor multiguna roda 4 (PTM45), mesin penanam biji-bijian (Rotatanam PR1800), serta mesin pemanen padi dan jagung (Combine Harvester PP160). Pindad sebelumnya juga sudah memproduksi ekskavator tipe Pindad Excava 200. “Produk kami sudah siap,” ucapnya.

Menurut Heru, keunggulan produk buatan PT Pindad itu ada pada kandungan lokalnya, karena mayoritas alat dan mesin pertanian yang dipergunakan petani masih impor. "Kami mencoba mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kandungan lokal, karena sayang kebutuhan pasarnya besar, kalau melihat jumlah petaninya, tapi kenapa masih impor? Kami targetkan kandungan lokal mencapai 30 persen dan akan terus ditingkatkan seiring kebutuhan pasar," ujarnya.

Heru optimistis alat dan mesin pertanian buatan Pindad akan diminati petani lewat skema pembiayaan badan layanan usaha (BLU). Pindad bekerja sama dengan Kementerian Pertanian menyiapkan BLU untuk pembiayaan pertanian.

“Pasarnya cukup besar sekali. Selama ini, petani Indonesia masih menggunakan cara tradisional. Dengan pengenalan mekanisasi pertanian ini, selanjutnya mereka akan sadari bahwa peralatan pertanian dibutuhkan untuk membuat efisiensi dalam proses produksi pertanian pangan mereka,” tuturnya, Kamis, 1 Maret 2018.

Heru mengatakan petani saat ini juga sulit mendapatkan tenaga kerja untuk mengolah tanah pertanian, sehingga perlahan akan menciptakan kebutuhan alat dan mesin pertanian. Lewat skema BLU itu, taksirannya pesanan petani bisa menembus ratusan unit. “Rencana kami dengan Kementerian Pertanian, pada triwulan pertama, ada 200-an pesanan untuk alat pertanian, seperti traktor, belum lagi miniharvester. Mungkin bisa sampai, angka tahap awalnya ratusan,” ucapnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan kementeriannya tengah menyiapkan BLU pembiayaan pertanian. “Salah satu ruang lingkupnya adalah membantu kelompok tani, petani, untuk mengakses alat mesin pertanian melalui fasilitas pembiayaan dari BLU,” tuturnya di sela kunjungannya ke PT Pindad di Bandung, Kamis, 1 Maret 2018.






Top 3 Tekno Berita Kemarin: Pilihan Sekolah Farmasi, Inovasi Peluru Pindad

58 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Pilihan Sekolah Farmasi, Inovasi Peluru Pindad

Selain pilihan 4 sekolah farmasi dan inovasi peluru, ada pula mahasiswi ITS yang raih gelar doktor berkat solusinya atasi masalah radar jarak jauh.


PT Pindad dan ITS Kembangkan Inovasi Peluru Frangible untuk Operasi Khusus

59 hari lalu

PT Pindad dan ITS Kembangkan Inovasi Peluru Frangible untuk Operasi Khusus

Produk munisi PT Pindad bersama ITS tersebut mempunyai desain khusus agar mudah pecah saat mengenai target.


Profil Wakapolri Gatot Eddy Pramono, Hari ini Dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan UNRI

20 Juli 2022

Profil Wakapolri Gatot Eddy Pramono, Hari ini Dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan UNRI

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dikukuhkan sebagai guru besar kehormatan oleh Universitas Riau (UNRI), Rabu 20 Juli 2022. Ini profilnya.


Pindad Gelar Kompetisi Desain Kendaraan Listrik Militer, Pelajar Bisa Ikut

13 Juli 2022

Pindad Gelar Kompetisi Desain Kendaraan Listrik Militer, Pelajar Bisa Ikut

Pindad menginginkan agar kendaraan listrik yang memiliki fungsi khusus bisa menjadi opsi opsi pengembangan dalam bidang pertahanan dan keamanan.


Gandeng Calidus LLC Uni Emirat Arab, PT Pindad Kembangkan Kendaraan Tempur 8x8

2 Juli 2022

Gandeng Calidus LLC Uni Emirat Arab, PT Pindad Kembangkan Kendaraan Tempur 8x8

PT Pindad dari Indonesia dan Calidus LLC dari Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani Nota Kesepahaman untuk kerja sama pengembangan kendaraan tempur 8x8


Malaysia Akui Industri Pertahanan RI Lebih Maju

25 Juni 2022

Malaysia Akui Industri Pertahanan RI Lebih Maju

Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) Jeneral Tan Sri Dato' Sri Haji Affendi Bin Buang mengatakan Malaysia harus belajar dari PT Pindad karena industri pertahanan Indonesia lebih maju daripada industri pertahanan Malaysia.


Prabowo Utus Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan ke UAE

7 April 2022

Prabowo Utus Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan ke UAE

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengutus Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan untuk mengunjungi industri pertahanan di Abu Dhab


Menhan Prabowo Subianto Sambut Dubes Turki, Bahas Soal Kerjasama Pertahanan

2 April 2022

Menhan Prabowo Subianto Sambut Dubes Turki, Bahas Soal Kerjasama Pertahanan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap Indonesia dan Turki bisa meneruskan kerjasama pertahanan seperti proyek Tank Harimau.


Mengenal PT Pindad, dari Industri Alutsista hingga Membuat Motor Listrik MotoEV

22 November 2021

Mengenal PT Pindad, dari Industri Alutsista hingga Membuat Motor Listrik MotoEV

PT Pindad (Persero) merupakan perusahaan industri dan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer (alutsista) dan komersial di Indonesia.


Spesifikasi Lengkap Motor Listrik Pindad MotoEV, Bisa Melesat 120 Km per Jam

22 November 2021

Spesifikasi Lengkap Motor Listrik Pindad MotoEV, Bisa Melesat 120 Km per Jam

Motor listrik MotoEV buatan Pindad ini ditenagai baterai lithium berdaya 72V 48 Ah yang bisa diajak berkendara hingga jarak 100 kilometer.