Laba Bersih Waskita Karya Meroket Rp 45 Triliun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan) berbincang dengan Plt Sekda Provinsi Sumsel Joko Imam Santoso (kedua kanan), Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono (ketiga kiri), Deputi Project Manager PT Waskita Karya (Persero) Tbk SC Abdillah (kanan), Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Nasrun Umar (kedua kiri), dan Kepala Dinas PU BM Provinsi Sumsel Ucok Hidayat (kiri) saat meninjau progres pembangunan Light Rail Transit (LRT)/kereta ringan di zona Ampera, Palembang, Sumatra Selatan, 20 Mei 2017. ANTARA FOTO

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan) berbincang dengan Plt Sekda Provinsi Sumsel Joko Imam Santoso (kedua kanan), Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono (ketiga kiri), Deputi Project Manager PT Waskita Karya (Persero) Tbk SC Abdillah (kanan), Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Nasrun Umar (kedua kiri), dan Kepala Dinas PU BM Provinsi Sumsel Ucok Hidayat (kiri) saat meninjau progres pembangunan Light Rail Transit (LRT)/kereta ringan di zona Ampera, Palembang, Sumatra Selatan, 20 Mei 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk sepanjang 2017 mencatatkan hasil positif. Pendapatan usaha perusahaan milik negara itu tumbuh 90,04 persen menjadi Rp 45,21 triliun. Pada 2016, pendapatan Waskita menyentuh angka Rp 23,79 triliun.

    Naiknya pendapatan usaha ikut mendongkrak laba bersih perseroan. Pada 2017, laba bersih Waskita mencapai Rp 4,201 triliun atau melonjak 131,72 persen. Sedangkan pada 2016, kinerja laba bersihnya hanya Rp 1,813 triliun.

    Sekretaris Perusahaan Waskita Shastia Hadiarti menyatakan selama 2017 kontrak terbesar datang dari investasi jalan tol yang dilakukan melalui anak usaha. "Porsinya 69 persen," kata dia dalam siaran pers yang diterima Tempo, Kamis, 1 Maret 2018. Sisanya berasal dari kontrak badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah (16 persen), pemerintah (10 persen), dan swasta (5 persen).

    Total nilai kontrak baru yang dikantongi perseroan selama 2017 mencapai Rp 55,83 triliun, turun bila dibanding 2016 yang sebesar Rp 69,97 triliun. Namun nilai kontrak dalam pengerjaan pada 2017 naik menjadi Rp 138,10 triliun (32,76 persen) dibanding 2016 yang sebesar Rp 104,02 triliun.

    Kendati meraih kinerja positif, Kementerian BUMN bakal merombak jajaran direksi Waskita. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan akan merombak Direksi Waskita Karya karena terkait dengan beberapa insiden kecelakaan yang terjadi selama pembangunan infrastruktur. “Sudah mau RUPS (rapat umum pemegang saham), nanti di minggu pertama April (perombakannya),” kata Rini.

    Selain itu, Rini akan menambah satu direksi baru di jajaran manajemen, yaitu dengan membentuk Direktur Keselamatan (safety). Direktur Keselamatan, kata dia, bertugas memastikan keamanan dan keselamatan pekerja saat proyek berlangsung. Tujuannya agar tidak terulang lagi kecelakaan kerja yang berpotensi menghambat kelangsungan proyek.

    ADITYA BUDIMAN | CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.