Rambah Segmen Bisnis, Facebook Tambah Fitur Pencarian Kerja

Reporter

Editor

Anisa Luciana

Logo facebook. REUTERS/Philippe Wojazer/File Photo

TEMPO.CO, Jakarta - Facebook Inc mulai merambah segmen profesional dan bisnis dengan memperluas kemampuan platform-nya dengan fitur melamar kerja langsung dari laman Facebook.

Seperti dikutip di laman resmi Facebook, Kamis, 1 Maret 2018, Vice President of Local Facebook Alex Himel mengatakan pihaknya ingin membantu pengguna Facebook mendapatkan pekerjaan dan membantu perusahaan mendapatkan karyawan yang sesuai.

"Kami memperluas kemampuan untuk melamar pekerjaan secara langsung melalui Facebook di lebih dari 40 negara," ujar Himel.

Baca juga: Facebook Akui Media Sosial Ancaman untuk Demokrasi

Tahun lalu, di Amerika Serikat dan Kanada pun Facebook telah membuat fitur-fitur baru, seperti bisa menampilkan informasi lowongan pekerjaan di ponsel, melakukan pengaturan surat lamaran, dan jadwal wawancara. Selain itu, para pencari kerja bisa mengatur pemberitahuan terkait dengan posisi yang diinginkan.

Para pencari kerja bisa mengakses Facebook.com/jobs dan memilih pilihan Jobs pada seksi Explore. Para pencari kerja bisa mengedit dan mengirimkan surat lamaran untuk posisi yang diinginkan.

Setelah itu, pencari kerja akan terhubung langsung dengan perusahaan untuk melakukan konfirmasi pengiriman surat lamaran. Proses ini bisa dilakukan para pencari kerja tanpa mengeluarkan biaya.

Bagi perusahaan yang mencari karyawan, bisa menemukan kandidat yang diinginkan dengan mudah, termasuk berkomunikasi langsung dengan para pelamar kerja, menetapkan jadwal wawancara, hingga membuat pengingat otomatis melalui Messenger.

Pengembangan fitur ini, ujar Himel, bagian dari rencana Facebook untuk menginvestasikan US$ 1 miliar pada penambahan tim, teknologi, dan program baru. "Pada 2018, kami berencana menginvestasikan jumlah yang sama pada tim, teknologi, dan program," katanya.

BISNIS






Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

1 hari lalu

Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

Apple melanjutkan kebijakannya atas Rusia pascaperang yang terjadi di Ukraina.


Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

1 hari lalu

Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

Meta melaporkan lebih dari 60 situs web yang meniru organisasi berita Eropa, diperkuat oleh jaringan akun media sosial yang juga palsu.


Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

3 hari lalu

Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

Fitur ini berfungsi untuk siapa saja di WhatsApp, bahkan jika mereka tidak ada dalam daftar kontak.


Mark Zuckerberg Umumkan Kehamilan Istri, Bakal Jadi Ayah 3 Anak Perempuan

8 hari lalu

Mark Zuckerberg Umumkan Kehamilan Istri, Bakal Jadi Ayah 3 Anak Perempuan

Mark Zuckerberg mengatakan adik dari dua anak pertama dan keduanya akan lahir tahun depan.


PBB: Facebook Serahkan Jutaan Data Dugaan Kejahatan Perang Myanmar

17 hari lalu

PBB: Facebook Serahkan Jutaan Data Dugaan Kejahatan Perang Myanmar

Facebook telah menyerahkan jutaan item yang dapat mendukung tuduhan kejahatan perang dan genosida yang terjadi di Myanmar pada tahun 2017 terhadap Rohingya


Penembakan Acak Live di Facebook Meneror Memphis, Empat Orang Tewas

22 hari lalu

Penembakan Acak Live di Facebook Meneror Memphis, Empat Orang Tewas

Empat orang tewas dan tiga terluka setelah seorang pria berusia 19 tahun melakukan penembakan secara acak di Memphis, Tennessee, Amerika Serikat.


Pria Pensiunan Malaysia Kehilangan Rp6 M, Ditipu 'Wanita' Kenalan di Facebook

30 hari lalu

Pria Pensiunan Malaysia Kehilangan Rp6 M, Ditipu 'Wanita' Kenalan di Facebook

Pensiunan warga Malaysia kehilangan sekitar Rp6,2 miliar setelah menjadi korban penipuan kenalannya di Facebook yang mengaku wanita warga Brasil.


Facebook Dilaporkan Mengalami Bug Aneh

37 hari lalu

Facebook Dilaporkan Mengalami Bug Aneh

Umpan Facebook hanya menampilkan posting yang sama sekali tidak terkait dengan minat mereka.


Diungkap, Operasi Spionase di Asia Selatan Manfaatkan Platform Meta

52 hari lalu

Diungkap, Operasi Spionase di Asia Selatan Manfaatkan Platform Meta

Meta: Setelah personel militer, pejabat pemerintah, pegiat HAM dan organisasi nirlaba lainnya, kini sasaran distribusi malware juga mencakup siswa.


Penelitian: Teman Masa Kecil dapat Menentukan Gaji Tinggi ketika Dewasa, Kok Bisa?

57 hari lalu

Penelitian: Teman Masa Kecil dapat Menentukan Gaji Tinggi ketika Dewasa, Kok Bisa?

Sebuah studi jaringan teman dalam Facebook menunjukkan punya teman masa kecil dari keluarga kaya bisa tentukan gaji tinggi saat ia dewasa. Alasannya?