Rudiantara Dorong Bali Jadi Pusat Wirausaha Berbasis Digital

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat ditemui wartawan selepas melakukan rapat koordinasi di gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 17 November 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat ditemui wartawan selepas melakukan rapat koordinasi di gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 17 November 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meresmikan "Kembali" Innovation Hub di Seminyak, Kuta, Bali. Tempat itu diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan wirausaha berbasis digital. "Kita ingin mereka yang berkunjung ke Bali bukan hanya karena budaya dan alamnya, tapi juga karena ekosistem kreatifnya yang membuat berbagai kolaborasi bisa dilakukan," ujarnya, Kamis, 1 Maret 2018. 

    Dalam berbagai kesempatan, Rudiantara mengaku telah mempromosikan Bali, khususnya kepada pihak Australia sebagai negara yang terdekat dengan Bali. "Kenapa mereka tidak berinvestasi di Bali khususnya di bidang digital?" ujarnya. 

    Baca: Ciputra Usulkan Entrepreneurship Masuk Kurikulum di Universitas

    Pemerintah, kata Rudiantara, sudah melakukan sejumlah perubahan dari dalam sehingga tidak lagi terfokus sebagai regulator. Namun pemerintah akan hadir lebih sebagai fasilitator dan akselerator untuk perubahan yang lebih baik.

    Rudiantara memberikan contoh konkret penerapan di Kementeriannya dalam hal pemberian izin. Dulunya, setiap jenis telepon seluler yang masuk ke Indonesia harus melalui uji coba di laboratorium milik Kementerian selama satu bulan.

    "Lalu saya tanya, 'Apa laboratorium kita lebih baik daripada milik Samsung dan produsen HP lainnya?' Ternyata dijawab tidak," kata Rudiantara. Karena itu, dia memotong mata rantai perizinan itu sehingga hanya dibutuhkan waktu selama dua hari.

    Sedangkan Faye Alund, CEO Kumpul yang mendirikan Innovation Hub, menyatakan bahwa pertumbuhan ekosistem kreatif, teknologi, dan kewirausahaan telah menjadi pemicu utama menjamurnya co-working space di Bali. Pihaknya ingin mewadahi talenta, kreator, dan pelaku industri lokal untuk lebih meningkatkan kontribusinya pada tren ini.

    "Meski Bali adalah tujuan utama para digital nomad dari seluruh dunia," ujar Faye. Keberadaan tempat ini diharapkan akan menandai peralihan dari ketergantungan Bali atas sektor pariwisata ke industri kreatif, salah satunya industri wirausaha.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.