REI Kaji Pembangunan Perumahan Vertikal Komersial di Bali

Ilustrasi apartemen. REUTERS/Erik De Castro

TEMPO.CO, Denpasar - Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (REI) Bali tengah mengkaji perumahan berupa hunian vertikal komersial, termasuk zonasi pembangunannya, agar tidak mengganggu sektor pertanian dan pariwisata. "Jangan sampai ada perumahan di kompleks perhotelan, itu kurang elok. Ini harus kami kaji untuk mencari zona tertentu, di mana bisa kami maksimalkan," kata Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura di Denpasar, Bali, Kamis, 1 Maret 2018.

Menurut Pande, lokasi yang potensial dibangun hunian vertikal atau rumah susun adalah di kabupaten penyangga Denpasar, di antaranya Kabupaten Gianyar, Tabanan, dan Badung Utara. Meski demikian, membangun kawasan hunian dengan konsep yang masih baru di Bali itu tidak mudah karena mempertimbangkan aturan daerah, adat, dan budaya setempat yang sangat kental. "Ini menjadi suatu kebutuhan, tetapi jangan sampai merusak budaya dan adat istiadat," ujarnya.

Baca: 80 Persen Unit Apartemen One Residence Batam Sudah Terjual

Menurut pengusaha muda itu, wacana pembangunan hunian vertikal di Bali merupakan salah satu solusi menyiasati harga lahan di Pulau Dewata, khususnya di Denpasar dan Badung, yang sangat mahal. Sedangkan saat ini masih banyak masyarakat di Bali yang belum memiliki rumah. Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, backlog atau jumlah rumah yang dibutuhkan mencapai sekitar 300 ribu.

Pande mengatakan hampir setengah dari jumlah backlog itu berada di Kabupaten Badung dan sekitar 68 ribu di antaranya di Denpasar. Meski saat ini pemerintah memiliki program rumah subsidi skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan harga Rp 141,7 juta untuk wilayah Bali tahun 2017, hal itu tidak bisa dilakukan merata di semua kabupaten di Pulau Dewata.

Harga lahan per are yang bahkan melebihi harga FLPP itu menjadi penyebab utama belum semua kabupaten di Bali bisa merealisasikan skema rumah itu. Saat ini, skema rumah subsidi itu baru bisa dilaksanakan daerah luar pusat kota di Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.

Untuk menekan backlog dan menyiasati keterbatasan lahan, kata Pande, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah merevisi aturan minimal luas lahan rumah, dari minimal 1,5 are menjadi 60 meter persegi, sesuai dengan aturan nasional.

Senada dengan Pande, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bali I Ketut Artika mengatakan harus ada kajian mendalam mengenai hunian vertikal tersebut dengan mempertimbangkan aspek lokasi atau zonasi, sosial, dan budaya, termasuk kearifan lokal.

Selain itu, aspek aturan daerah yang mengatur ketinggian bangunan perumahan agar tidak melebihi 15 meter juga menjadi perhatian. "Jika hunian di bawah 15 meter, kenapa tidak? Sepanjang dikaji dari berbagai aspek dan sosialisasi," ucap Ketut. Dia menambahkan, saat ini belum ada regulasi yang mengatur hunian vertikal di Bali.

ANTARA






Daftar 25 Maskapai Internasional yang Layani Penerbangan ke Bali

2 jam lalu

Daftar 25 Maskapai Internasional yang Layani Penerbangan ke Bali

Jumlah penerbangan ke Bali yang dilayani oleh maskapai internasional terus bertambah setelah pembukaan kembali sekitar tahun lalu.


Ribuan Pengunjung Padati ULTRA Beach Bali 2022

21 jam lalu

Ribuan Pengunjung Padati ULTRA Beach Bali 2022

Festival DJ (Disc Jockey) ULTRA Beach Bali 2022 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta Bali sukses digelar dengan menghadirkan penampil kelas dunia


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

2 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

Pemerintah Provinsi Bali akan memprioritaskan penggunaan kendaraan listrik di tempat wisata. baik mobil listrik maupun motor listrik.


Ultra Beach Bali Kembali Hadir Didukung Headliners Kelas Dunia

4 hari lalu

Ultra Beach Bali Kembali Hadir Didukung Headliners Kelas Dunia

Penyelenggara menghadirkan headliners internasional kelas dunia minggu ini di #UltraBeachBali


Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

5 hari lalu

Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong rumah sakit di Pulau Dewata untuk siap terdepan melayani wisata medis.


World Tourism Day 2022: Bali Jadi Tuan Rumah dan Visi Wisata Berkelanjutan

6 hari lalu

World Tourism Day 2022: Bali Jadi Tuan Rumah dan Visi Wisata Berkelanjutan

Perayaan World Tourism Day 2022 yang berlangsung hari ini di Bali, diikuti oleh 328 peserta secara offline dan 422 peserta secara online.


Wisata Kesehatan di Bali, Turis Bisa Coba Akupuntur, Prana Hingga Cicip Kuliner Sehat

7 hari lalu

Wisata Kesehatan di Bali, Turis Bisa Coba Akupuntur, Prana Hingga Cicip Kuliner Sehat

Tadirnya layanan kesehatan tradisional bagi wisatawan ini bisa menjadi pilihan wisata kesehatan, termasuk mengenalkan potensi budaya Bali.


Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

9 hari lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Polisi Sebut Muncikari Punya 8 Korban Lain

12 hari lalu

Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Polisi Sebut Muncikari Punya 8 Korban Lain

Para korban di bawah umur itu dibujuk oleh EMT akan diberi pekerjaan dan mendapatkan banyak uang. Korban yang setuju lalu dijadikan PSK