Rudiantara Sebut Jengkol Bisnis Menguntungkan, Ini Peluang UKM

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung membeli sempia berbahan baku jengkol di Festival Jengkol Indonesia di Belanova Mal Sentul, Bogor, Ahad, 19 November 2017. Tempo/Fahadz

    Pengunjung membeli sempia berbahan baku jengkol di Festival Jengkol Indonesia di Belanova Mal Sentul, Bogor, Ahad, 19 November 2017. Tempo/Fahadz

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengatakan bahwa jengkol bisa menjadi potensi bisnis yang signifikan jika diolah dengan baik. Hal tersebut dia sampaikan pada acara MoU Lazada x BRI, Rabu, 28 Februari 2018.

    Rudiantara mengatakan bahwa jengkol tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia saja, tapi juga luar negeri. Terutama di Thailand, Singapura, Malaysia dan Myanmar.

    “Di Thailand, jengkol itu dijadikan saus fondue, ini sebetulnya peluang bagi kita, peluang bagi UKM, UMKM. Kita punya banyak produksi jengkol, saya tidak makan jengkol, tapi ini bisa jadi peluang bisnis yang sangat luas,” ungkap Rudiantara.

    Baca: Kemkominfo Buat Help Desk Registrasi Kartu Prabayar, Itu Hoax

    Dia menuturkan biasanya dalam penjualan jengkol bisa melalui rantai penjualan yang panjang. Dari petani ke distributor dan sebagainya.

    Sedangkan di era digital ini jika orang mau cerdas melihat potensi bisnis yang besar pada jengkol ini, mereka tinggal mengolahnya menjadi makanan saji yang praktis seperti keripik jengkol dan mengemasnya dengan kemasan yang lebih modern lalu dijual secara online sehingga mudah untuk dijangkau semua orang dalam mempromosikannya.

    “Jadi bisa menghilangkan intermediari-intermediari, harus dimanfaatkan itu,” kata Rudiantara.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.