Pacu Registrasi Kartu Prabayar, Simak Promo Operator Seluler Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syarat untuk melakukan registrasi kartu prabayar adalah nomor kartu keluarga (KK) dan nomor induk kewarganegaraan (NIK)

    Syarat untuk melakukan registrasi kartu prabayar adalah nomor kartu keluarga (KK) dan nomor induk kewarganegaraan (NIK)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika mewajibkan semua pengguna kartu prabayar melakukan registrasi ulang. Batas registrasi kartu prabayar tersebut berakhir pada 28 Februari 2018.

    Mendekati berakhirnya batas waktu registrasi ulang kartu, operator kartu prabayar berlomba-lomba memberikan bonus bagi pelanggan yang melakukan registrasi.

    Baca: Registrasi Kartu Prabayar, Gerai Indosat Ooredoo Ramai Pengunjung

    Salah satunya Telkomsel yang memberikan bonus kuota internet 10 gigabita. Tak hanya itu, Telkomsel memberikan bonus telepon 150 menit dan 75 SMS ke semua operator. Bonus tersebut berlaku selama 3 hari dengan harga Rp 10.

    Selain itu, berdasarkan Twitter resmi @IndosatCare, Indosat memberikan bonus kuota 250 megabita, 250 menit telepon, serta 250 SMS gratis ke sesama Indosat.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengingatkan masyarakat melakukan registrasi kartu prabayar sehari sebelum tenggat, yakni pada 28 Februari 2018.

    "Menjelang deadline, yang belum registrasi, registrasikanlah," katanya saat ditemui di gedung SME Tower, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Februari 2018.

    Setelah tanggal tersebut, kata Rudiantara, pemblokiran dilakukan secara bertahap. Adapun untuk Internet masih bisa digunakan. "Lewat 28 Februari, yang diblokir itu menelepon dan mengirim SMS, kecuali SMS untuk registrasi. Jadi, kalaupun nanti diblok, itu masih bisa registrasi," ujarnya.

    Hingga Selasa, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan jumlah pengguna yang sudah melakukan registrasi kartu prabayar mencapai 285,1 juta orang. Dengan perkiraan ada sekitar 300 juta kartu prabayar yang beredar, masih ada sekitar 14,9 juta pengguna yang belum melakukan registrasi ulang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.