Jasa Marga Akan Operasikan 3 Ruas Tol Baru sebelum Lebaran 2018

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan melintasi ruas tol Bogor Ring Road menuju Kedung Halang di kawasan Sentul Selatan, Bogor, Rabu (23/09). Jalan tol yang masih dalam tahap uji coba sepanjang 3,8 KM ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan. Foto: TEMPO/ Arie Basuki

    Kendaraan melintasi ruas tol Bogor Ring Road menuju Kedung Halang di kawasan Sentul Selatan, Bogor, Rabu (23/09). Jalan tol yang masih dalam tahap uji coba sepanjang 3,8 KM ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan. Foto: TEMPO/ Arie Basuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Jasa Marga akan mengoperasikan tiga ruas tol baru hingga semester pertama tahun ini. Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk. Desi Arryani mengatakan ketiga ruas tol itu adalah Ngawi-Kertosono, Solo-Ngawi, dan Bogor Ring Road (BORR) seksi 2B.

    "Ada tiga ruas tol yang akan beroperasi semester pertama tahun ini, sebelum Lebaran," ujarnya pada Selasa, 27 Februari 2018.

    Ruas Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 49,51 kilometer, kata Desi, tengah menunggu keluarnya sertifikat laik fungsi dari pemerintah. Dia berharap agar ruas tol ini pada awal Maret sudah dapat diresmikan dan dioperasikan.

    Baca juga: Jasa Marga Bangun Rest Area di Km 597 Tol Ngawi-Kertosono

    Selain itu, ruas tol yang juga akan beroperasi adalah Bogor Ring Road (BORR) seksi 2B yang saat ini dalam tahap penyelesaian akhir.

    "Yang ruas Solo-Ngawi juga akan dioperasikan. Untuk tahap awal 35 kilometer seksi Karanganyar-Sragen, lalu 5 kilometer yang di dekat Ngawi-Kertosono. Setelah itu, baru dioperasikan sisanya sekitar 50 kilometer. Totalnya ada 90-an kilometer kan," tuturnya.

    Desi menambahkan, saat ini perseroan menggenggam konsesi jalan tol total 1.497 kilometer. Hingga 2019, Jasa Marga menargetkan total jalan tol yang dioperasikan perseroan mencapai 1.260 kilometer dari yang ada saat ini, yakni sepanjang 680 kilometer.

    "Kami berharap sekitar 300 kilometer yang bisa dioperasikan tahun ini, tetapi yang 140 kilometer sebetulnya target kemarin yang bergeser. Intinya, 200 kilometer setiap tahun karena 600 kilometer harus kami tuntaskan pada 2017 hingga 2019. Tinggal pada akhir tahun biasanya ada penyesuaian ada yang geser-menggeser targetnya," ucap Desi.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.