Cerita Bos IMF Tentang Ekonomi Indonesia Sejak Kunjungan Pertamanya 1995

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde didampingi mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom meninjau pameran UKM binaan Bank Indonesia di sela-sela Konferensi Internasional Tingkat Tinggi bertema Models in a Changing Global Landscape di Jakarta, 27 Februari 2018. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde didampingi mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom meninjau pameran UKM binaan Bank Indonesia di sela-sela Konferensi Internasional Tingkat Tinggi bertema Models in a Changing Global Landscape di Jakarta, 27 Februari 2018. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing pada Rabu, 28 Februari 2018. Dalam kesempatan ini, dia bercerita tentang perkembangan ekonomi Indonesia dari dulu sampai sekarang.

    "Ada perkembangan (ekonomi) besar dari dulu sejak kunjungan pertama saya ke sini," ujar Lagarde kepada awak media di Cilincing, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.

    Lagarde bercerita, dia pertama kali mengunjungi Indonesia pada 1995. Sejak saat itu, ujar Lagarde, dia sering mengunjungi Indonesia.

    Baca: Kunjungi TPI Cilincing, Bos IMF: Penting Menjaga Kebersihan Laut

    Saat mengunjungi TPI Cilincing, Lagarde mengaku senang dengan hal ini. Sebab, ucap Lagarde, dia merupakan pribadi yang sangat cinta dengan air. "Bagi saya, dulu, mungkin saya adalah seekor ikan dan air itu sangat berharga sekali," ucapnya.

    Menurut Lagarde, penting sekali menjaga kebersihan laut. Sebab, tutur dia, itu juga termasuk dalam menjaga kehidupan di dalam air. "Tak boleh membuang sampah plastik, kertas, dan lainnya ke dalam sungai, karena itu membunuh dan itu tak baik," katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Lagarde juga menjelaskan soal persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018. Menurut dia, persiapan pertemuan itu sudah sangat baik sampai sekarang. "Saya berharap pertemuan itu akan sangat baik sekali dan Indonesia dapat menunjukkan sebagai sebuah negara yang baik kepada para tamu," ujarnya.

    Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam Pertemuan Tahunan IMF-World Bank pada Oktober 2018. Acara yang akan diselenggarakan di Bali ini merupakan pertemuan rutin IMF-World Bank. Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 189 negara akan hadir serta membicarakan tentang sektor keuangan dan perekonomian dunia. Diperkirakan, pertemuan ini menghadirkan 15 ribu orang selama penyelenggaraan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?