Kenaikan Laba Bersih BNI Syariah Naik Jadi Rp 306,68 Miliar

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga difabel dari Bandung, Jawa Barat dan beberapa kota lain di Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun Ke-72 Republik Indonesia dengan melaksanakan Upacara di Rooftop Cinnamon Boutique Syariah Hotel, Bandung, 17 Agustus 2017. BNI

    Warga difabel dari Bandung, Jawa Barat dan beberapa kota lain di Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun Ke-72 Republik Indonesia dengan melaksanakan Upacara di Rooftop Cinnamon Boutique Syariah Hotel, Bandung, 17 Agustus 2017. BNI

    TEMPO.CO, Jakarta -Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah mengalami kenaikan laba bersih sekitar 10,6 persen pada 2017, atau naik dari Rp 277,37 miliar menjadi Rp 306,68 miliar.

    "Kenaikan laba tersebut disokong oleh ekspansi pembiayaan, peningkatan fee based, dan rasio dana murah yang optimal," kata (Plt)Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, dalam rilis tertulisnya pada Selasa, 27 Februari 2018.

    Baca: Bank BNI di Pelabuhan Tanjung Priok Siap Beroperasi 24 Jam Sehari

    Pada 2017, BNI Syariah mengalami kenaikan aset sebesar 23 persen dari tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp 34,82 triliun, naik dari tahun 2016 sebesar 23 persen

    Pada 2017 pula, BNI Syariah mendapatkan suntikan dana dari BNI Induk sebesar Rp 1 triliun. Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan rasio permodalan menjadi 20,14 persen. Hal tersebut guna meningkatkan pertumbuhan bisnis pembiayaan dan pengembangan infrastruktur teknologi dan informasi, termasuk digital banking.

    Melihat pasar yang terus berkembang dari segi teknologi, BNI Syariah mengambil langkah untuk menyesuaikan melalui pengadaan aplikasi digital banking, seperti Hasanah Digital Lifestyle, Wakaf Hasanah, dan Hasanah personal. Selain itu, pendekatan juga dilakukan melalui e-wallet yang bernama BNI Yap.

    FADIYAH | MWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.